Rabu, 3 Juni 2026

BKSDA Menduga Kuswanto Tewas Diterkam Macan Dahan Bukan Harimau

BKSDA SKW II Lahat tengah mendalami kasus tewasnya seorang warga Lahat akibat diterkam Harimau.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
VIA Indianexpress
Ilustrasi harimau 

"Dempo itu asal katanya "diempukan". Artinya ditinggikan, disucikan atau dimuliakan. Sekarang sudah tidak demikian, bahkan tradisi sudah ditinggalkan," kata Vebri.

Menurut dia, pemaknaan dimuliakan, ditinggikan dan disucikan tersebut terkait masa lalu.

Sebagaimana ketika masih zaman Hindu-Budha, kepercayaan terhadap leluhur atau kepercayaan animisme-dinamisme masih berkembang.

ILUSTRASI - Seorang warga di Tanjung Sakti, Lahat, dikabarkan diterkam harimau. Camat Tanjung Sakti pun membenarkan.
ILUSTRASI - Seorang warga di Tanjung Sakti, Lahat, dikabarkan diterkam harimau. Camat Tanjung Sakti pun membenarkan. (Houston Zoo)

Erwan Suryanegara juga mengatakan patung-patung artefak megalitik selalu menghadap ke gunung atau ke sungai.

Pada kepercayaan pemujaan terhadap leluhur di era megalitik, gunung dan sungai merupakan tempat bersemayam leluhur yang harus dihormati.

"Setelah perkembangan masyarakat dengan masuknya agama baru, tradisi itu mulai berubah dan menyesuaikan dengan yang baru," kata dia.

Dempo Meletus Era Prasejarah

Budayawan Sumsel Erwan Suryanegara pernah melakukan pencarian data terkait kapan pertama kali atau keberapanya Ggunung Dempo meletus.

Pencarian data sejak 2004 lalu, hasilnya belum ditemukan adanya catatan mengenai gunung dengan puncak tertinggi 3159 mdpl itu meletus.

Dari pencarian tersebut, ia berkesimpulan meletusnya gunung Dempo sebelum era tertulis atau prasejarah.

Hal ini bisa dibuktikan dengan penelitiannya mengenai sebaran batu andesit yang banyak dipahat menjadi dolmen, menhir, lumpang batu dan lain sebagainya.

Batu andesit sendiri terbentuk dari luapan lava dari letusan gunung merapi yang membeku.

"Sejak 2004 mencari data dari catatan-catatan sejarah, tidak ada nama Gunung Dempo. Mungkin meletusnya ketika sebelum ada tulisan," kata dia.

Menurut dia, segala kejadian dan peristiwa alam termasuk fenomena merupakan rahmat. Jika hal ini dilihat dari sisi positif.

Hewan Buas Turun Gunung

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved