Bom di Mapolrestabes Medan

Pasca-bom Bunuh Diri, Warga Tetap Urus SKCK di Mapolrestabes Medan, Pemeriksaan Ketat Harus Dilalui

Warga kembali mengantre untuk permohonan SKCK di Mapolrestabes Medan setelah beberapa hari terjadi ledakan bom bunuh diri di sana.

Pasca-bom Bunuh Diri, Warga Tetap Urus SKCK di Mapolrestabes Medan, Pemeriksaan Ketat Harus Dilalui
polri.go.id
Pasca-bom Bunuh Diri, Warga Tetap Urus SKCK di Mapolrestabes Medan, Pemeriksaan Ketat Harus Dilalui 

Saat ini memang tak mudah bagi warga untuk masuk ke Mapolrestabes Medan.

Rangkaian pemeriksaan ketat harus mereka lalui.

Mulai dari pemeriksaan diri, pemeriksaan barang bawaan, sampai penukaran identitas diri.

Pemeriksaan ketat dari polisi tersebut dilakukan demi mencegah aksi teror kembali terjadi.

Warga yang hendak mengurus SKCK pun tak keberatan dengan pemeriksaan ketat yang dilakukan oleh polisi tersebut.

Baca: Teroris Disebut Sudah Incar Aparat Kepolisian Sebagai Target Sejak 2010 Silam

Baca: Teroris Disebut Sudah Incar Aparat Kepolisian Sebagai Target Sejak 2010 Silam

Sebelumnya, polisi telah mengungkap pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan yang berinisial RMN.

Pelaku RMN berusia 24 tahun dengan status sudah menikah.

Setelah mengungkapkan identitas pelaku, polisi juga mengamankan perempuan berinisial DA, istri dari pelaku bom bunuh diri.

Polisi mengungkapkan, DA sudah terpapar radikalisme terlebih dulu sebelum suaminya, RMN.

Saat ditangkap, DA sedang menyusun rencana untuk melakukan aksi teror di Bali.

Halaman
123
Penulis: Nuryanti
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved