Mayat Anselmus Wora ASN Dishub Ende yang Tewas akan Diotopsi
Demi kepentingan penyedikan agar kasus kematian yang bersangkutan bisa segera terungkap maka pihak keluarga akhirnya menyetujui dilakukan otopsi
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius
TRIBUNNEWS.COM, ENDE - Pihak keluarga dari Anselmus Wora setuju petugas melakukan otopsi almarhum yang diduga meninggal tidak wajar saat di Kecamatan Pulau Ende beberapa waktu lalu.
Kakak kandung dari Anselmus Wora, Hendrikus Seni mengatakan hal itu kepada wartawan di Mapolres Ende, Senin (25/11/2019).
Hendrikus mengatakan bahwa pada awalnya keluarga memang keberatan dilakukan otopsi karena hal itu dinilai sesuatu yang tidak biasa dalam tradisi maupun budaya masyarakat setempat.
Namun demi kepentingan penyedikan agar kasus kematian yang bersangkutan bisa segera terungkap maka pihak keluarga akhirnya menyetujui dilakukan otopsi.
Hendrik mengatakan guna mendukung pengungkapan kasus tersebut pihak keluarga telah menyerahkan surat persetujuan untuk dilakukan otopsi.
Baca: BREAKING NEWS : Ditemukan Mayat di Tangga Pasar Bersehati Manado
"Kami belum tahu kapan waktunya dilakukan otopsi namun dari pihak keluarga telah setuju dilakukan otopsi. Mungkin dalam minggu ini sekira Hari Rabu atau Kamis," kata Hendrikus.
Hendrikus mengatakan pihaknya berharap dengan adanya otopsi maka akan semakin memperjelas atau bisa mengungkap misteri kematian Anselmus Wora.
Menurut Hendrikus pihaknya menyatakan persetujuan dilakukan otopsi dengan alasan untuk mendukung tugas kepolisian dalam mengungkap misteri kematian Anselmus.
Pada kesempatan itu pihak keluarga berharap agar pihak-pihak yang diduga terkait langsung dengan kasus kematian Anselmus dapat segera ditahan oleh polisi.
Disaksikan Pos-Kupang.Com kedatangan keluarga dari Anselmus Wora ke Mapolres Ende diterima oleh Wakapolres Ende, Kompol Dance Elias Day di ruang kerjanya.
Baca: Terungkap, Wanita Ini Dibungkus Hidup-hidup dengan Sprei Terikat Lalu Dibuang ke Sungai
Pertemuan antara Wakapolres Ende, Kompol Dance Elias Day dengan pihak keluarga dilakukan secara tertutup.
Sebelumnya, Kakak Anselmus Wora, Hendrikus Seni mengatakan bahwa adiknya kandungnya ditemukan meninggal di Kecamatan Pulau Ende pada, Jumat dini (1/11/2019) saat sedang dalam tugas untuk memperbaiki kendaraan DAK di Pulau Ende yang dalam kondisi rusak.
Hendrikus mengatakan bahwa usai dibawa ke Ende dirinya melihat ada kejanggalan yang ditemukan di kepala korban karena di kepala korban ditemukan luka seperti bekas pukulan atau terkena benda keras tepatnya di bagian ubun-ubun.
"Saya sendiri yang sempat memegang kepala korban namun terasa lembek dan ada luka yang sempat mengeluarkan darah," kata Hendrikus.
Baca: Polisi akan Otopsi Mayat Fina yang Ditemukan dalam Plastik
Melihat berbagai kejanggalan yang ada di tubuh korban maka pihak keluarga menilai bahwa korban meninggal tidak wajar maka diharapkan kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Hendrikus mengatakan bahwa apapun upaya memang tidak mungkin menghidupkan kembali korban namun yang paling utama adalah pihak keluarga berharap agar polisi bisa mengusut kasus tersebut sebagai bentuk perlindungan dan keamanan bagi warga lainnya.
Anggota keluarga lainnya, Yohanes Berchmans Hami mengatakan bahwa pihak keluarga menilai kematian korban dinilai tidak wajar karena sebelumnya yang bersangkutan dalam kondisi sehat.
Hal lainnya adalah pada kepala korban tepatnya di bagian ubun-ubun ditemukan bekas luka seperti terkena benda tumpul dan ataupun tertimpa benda yang sangat keras yang mengakibatkan kematian korban.
Oleh karena itu anggota keluarga berharap kepada polisi untuk mengusut tuntas kasus tersebut agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.
Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Keluarga Setuju Jazad Anselmus Wora ASN Dishbub Ende Diautopsi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pns-ende-mayat1.jpg)