Teror Bom di Komplek TNI Palembang, Sunariah Kaget Temukan Tas Ransel Berisi Kabel dan Pipa

Menurut Sunariah, memang sebelumnya ada seseorang yang menelepon anaknya dan mengatakan akan meledakkan bom di depan rumahnya.

Teror Bom di Komplek TNI Palembang, Sunariah Kaget Temukan Tas Ransel Berisi Kabel dan Pipa
TRIBUN SUMSEL/SHINTA DEWI ANGRAENI
Teror bom terjadi di Kota Palembang, ternyata 3 kali sebelumnya juga terjadi di rumah ipar Sunariah. TRIBUN SUMSEL/SHINTA DEWI ANGRAENI 

Setelah Gegana mengecek tas tersebut dan memang berisikan kabel serta pipa, membuat tas tersebut langsung dibawa ke mobil Gegana.

Baca: Keluarga Siswi Korban Penganiayaan dan Rudapaksa Minta Pelaku Dihukum Berat

Baca: PNS Kementerian PU Dibunuh Lalu Mayatnya Dicor di Pemakaman, Berikut Kronologi dan Motifnya

Baca: Ahli Waris SDN 6 dan 24 Prabumulih Polisikan Empat Pejabat Terkait Kasus Sengketa Lahan

Di dalam tong mobil Gegana, tim penjinak bom langsung meledakkannya.

"Tidak tahu bom benar atau tidak. Karena, tadi dimusnahkan Gegana," katanya.

Teror bom di Kompleks Sederhana 1 dan penyisiran yang dilakukan akhirnya menemukan sebuah tas di dalam pekarangan rumah milik Sunariah Nomor 1138 RT 16 RW 005 Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning Palembang.

Tak tersebut, langsung diamankan Tim Gegana Brimob Polda Sumsel.

Usai diamankan, tas tersebut dibawa ke mobil Gegana dan dilakukan diskrafter atau di ledakan.

Tetangga Sunariah, Lina (42) ketika ditemui menuturkan, rumah tetangganya itu sempat mendapat telepon dari seseorang dan akan mengebom rumahnya.

Namun, hal tersebut tidak dipedulikannya.

"Telepon itu sekitar pukul 10.00, ada yang telepon dan mengatakan sudah meletakkan bom di rumahnya," ujar Lina.

Karena tak mempedulikannya, membuat Sunariah tak ambil pusing. Seperti biasa, ia keluar ke perkarangan rumah. Saat itulah, ditemukan sebuah tas.

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved