Sabtu, 30 Agustus 2025

7 Fakta Dibalik Pembunuhan Mahasiswi UINAM Makassar, Pelaku Panik saat Dimintai Pertanggungjawaban

Fakta-fakta dibalik pembunuhan mahasiswa UINAM Makassar,pelaku panik saat dimintai pertanggungjawaban hingga membekap wajah dan menggorok leher korban

Penulis: Rica Agustina
Tribun Timur/ Sanovra JR
Kerabat memperlihatkan foto kenangan Asmaul Husna mahasiswi UIN Alauddin Makassar (kiri). Petugas Dokpol Biddokes Polda Sulsel melakukan identifikasi mayat Asmaul Husna di dalam kamar, di Perumahan Citra Elok, Jalan Tamangapa Raya 5, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulsel, Sabtu (14/12/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Mahasiswi Universitas Islam negeri (UIN) Alauddin Makassar Asmaul Husna tewas di tangan pacaranya sendiri, Ridhoyatul Khaer, Sabtu (14/12/2019).

Pelaku membekap wajah korban dengan bantal lalu menggorok leher korban dengan pisau dapur.

Menurut pengakuan pelaku, ia membunuh korban lantaran korban meminta pertanggungjawaban dan pengakuan dari pelaku.

Dilansir dari TribunMakassar.com, diketahui korban tengah hamil muda 4 bulan.

Saat pelaku dimintai pertanggungjawaban, keduanya pun cekcok.

Berikut ini fakta-fakta pembunuhan Mahasiswa UIN Alauddin Makassar yang Tribunnews kutip dari berbagai sumber

1. Kronologi pembunuhan hingga penemuan korban

Mahasiswi UIN Alauddin Makassar, Asmaul Husna, ditemukan telah menjadi mayat di kamar di Jl di Perumahan Citra Elok, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala. Tribun Timur/Sanovra JR
Mahasiswi UIN Alauddin Makassar, Asmaul Husna, ditemukan telah menjadi mayat di kamar di Jl di Perumahan Citra Elok, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala. Tribun Timur/Sanovra JR (Tribun Timur/Sanovra JR)

Dilansir dari TribunMakassar.com, dugaan sementara motif Ridhoyatul Khaer melakukan pembunuhan yakni, ia panik saat korban meminta pertanggungjawaban.

Korban mengaku tengah hamil 4 bulan.

Setelah sempat cekcok, Ridho pun membekap korban dengan menggunakan bantal selama 15 menit.

Kemudian pelaku mengambil pisau dan menggoroknya leher korban.

"Setelah menindas pakai bantal, pelaku menggorok lehernya pakai pisau dapur," ungkap Kanit Reskrim Polsek Manggala Iptu Syamsuddin, dikutip dari TribunMakassar.com, Sabtu (14/12/2019).

Korban pertam kali ditemukan oleh sepupunya sekaligus teman sekamar bernama Satriani sekitar pukul 12.30 WITA, Sabtu (14/12/2019).

Pada saat itu, Satrini yang baru pulang kemudian masuk ke kamar dan menemukan sepupunya tergeletak tak bernayawa.

"Datang tadi siang, saya buka pintu kamarnya sudah begitu (telentang)," ujar Satriani.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan