Jumat, 5 Juni 2026

Ratusan Warga Cari Bagian Tubuh Asfani yang Diduga Tewas Diterkam Harimau

Saat ini warga sudah menemukan tulang yang sudah hancur diterkam harimau dan diduga milik Asfani. Namun pencarian masih terus dilakukan.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
Handout
Warga yang mencari potongan tubuh Asfani yang diduga tewas diterkam harimau. 

Laporan Wartawan Sripoku. Com Ehdi Amin

TRIBUNNEWS.COM, LAHAT - Ratusan warga Desa Pajar Bulan, Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat bersama unsur kecamatan, TNI-Polri, sudah berada di kebun kopi Asfani alias Aswadi (56), Senin (23/12/2019) pagi.

Asfani warga Desa Pajar Bulan, Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat, tewas diduga diterkam harimau.

Menurut Jevi Pandrio, salah seorang warga yang ikut dalam pencarian mengatakan saat ini warga sudah menemukan tulang yang sudah hancur dan diduga milik Asfani.

"Ya sekitar 20 meter dari pondok ditemukan tulang diduga bagian tubuh Asfani," ujarnya, Senin (23/12/2019).

Dikatakan Jevi, pencarian masih terus dilakukan.

Ratusan pencari dibagi per kelompok dan menyebar.

Menurutnya, kawasan pencarian di areal kebun kopi dan belukar yang berada di samping kebun korban.

Warga mempersenjatai diri untuk tetap waspada khususnya dari ancaman binatang buas.

"Jarak dari desa sekitar satu jam dengan berjalan kaki," tambahnya.

Warga yang mencari potongan tubuh Asfani yang diduga tewas diterkam harimau.
Warga yang mencari potongan tubuh Asfani yang diduga tewas diterkam harimau. (Handout)

Sebelumnya, Warga di Kabupaten Lahat, Minggu (22/12/2019) kembali gempar menyusul tewasnya Asfani alias Aswadi (56) warga Desa Pajar Bulan, Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat.

Asfani dikabarkan tewas diduga diterkam harimau.

Tragisnya lagi, struktur tubuh Asfani sudah tidak utuh dan ditemukan secara terpisah.

Rahmat, Adik ipar Asfani menuturkan korban ditemukan tewas di kebun kopi di kawasan hutan yang berjarak sekitar 30 km dari desa setempat.

Petugas mengukur jejak kaki harimau yang ditemukan di Desa Singapure Lahat.
Petugas mengukur jejak kaki harimau yang ditemukan di Desa Singapure Lahat. (Handout)

Baca: Korban Tewas Masuk Wilayah Jelajah Harimau

Baca: Menunggu Durian Runtuh di Kebun, Suwadi Mendadak Dimangsa Harimau Hingga Tewas, Jasadnya Membusuk

Sebelum ditemukan, Volta (16) anak ketiga korban bermaksud mengantarkan beras dan makanan kepada ayahnya yang sudah tiga minggu bermalam di kebun kopi.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved