Senin, 8 Juni 2026

Bupati Bandung Barat Minta KCIC Selesaikan Masalah Banjir di Underpass Padalarang

Banjir bandang terjadi diduga akibat limpasan air dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang berada tepat di tepi underpass tersebut

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Banjir sempat merendam underpass di Padalarang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna memanggil pihak PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyelesaikan masalah banjir di underpass Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Pasalnya, banjir di sekitar underpass tersebut sudah beberapa kali terjadi dan yang paling parah terjadi pada Selasa (31/12/2019) dengan ketinggian air mencapai 1 meter dan arus lalu lintas pun sempat lumpuh.

Banjir bandang terjadi diduga akibat limpasan air dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang berada tepat di tepi underpass tersebut.

"Mereka dipanggil, pihak KCIC sudah datang untuk memastikan apakah dampak dari sana (underpass) ke sini juga (Perumahan Cimareme) atau tidak," ujarnya saat ditemui di Perumahan Cimareme Indah, Rabu (1/1/2020).

Namun, pihaknya memastikan proyek KCIC tersebut tidak dihentikan, karena saat ini banjir di kawasan underpass tersebut sudah surut dan arus lalu lintas sudah kembali normal.

Baca: Banjir, Nikita Mirzani Unggah Best View 2020, Mention Anies Baswedan, Nyai tapi pak, Jakarta Klelep

Baca: Pelaku Penembakan Pedagang Kopi Asongan di Padalarang Ditembak Polisi

Baca: Cabuli 17 Bocah SD, Pemilik Warung di Parongpong Terancam Dipenjara 15 Tahun

Kendati demikian, pihak KCIC diminta untuk memperbaiki pengerjaan di sekitar underpass agar kejadian yang sama tidak terulang supaya tidak merugikan warga Bandung Barat.

"Di sana sudah tidak ada masalah lagi, tapi harus cepat diperbaiki. Tapi itu tanggungjawab pemerintah juga," kata Aa Umbara.

Menurutnya, dampak dari adanya proyek tersebut, membuat adanya banjir bercampur lumpur karena adanya proyek KCIC mengganggu resapan air di daerah underpass.

"Iya, kalau kondisi sekarang seperti itu, karena dari kemarin-kemarin sudah banjir sampai ada yang mancing di sana. Makanya ini harus dibetulin jangan sampai meluas kemana-mana," ucapnya.

Warga disekitar underpass Padalarang, Arif (35) mengatakan, sebelum adanya proyek KCIC daerah tersebut memang belum pernah terjadi banjir, namun kali ini banjir sering terjadi.

"Karena pembuangan air dari sana (proyek KCIC) jadi meluap ke sini dan ada lumpur juga, padahal sebelumnya tidak pernah seperti ini," kata dia.

Baca: Petugas Gabungan Buru Pelaku Penembakan Penjual Kopi di Padalarang

Baca: Kebakaran di Kampung Cihurip Bandung Barat Menewaskan Pemilik Rumah

Baca: Empat Pemandu Lagu Terjaring Razia, Bawa Obat Jenis Ini

Kendati demikian, pihak KCIC kata dia, sudah bertanggungjawab, setelah air surut mereka langsung melakukan pengerukan lumpur menggunanakan alat berat.

"Kemarin lumpur sudah dibersihkan, tapi memang masih ada sisa karena banjir kemarin cukup tinggi, sekitar 1 meter lebih," ujar Arif.

Pantauan Tribun Jabar di sekitar underpass, saat ini banjir memang sudah surut.

Namun masih ada lumpur yang tersisa, sehingga warga setempat harus menyingkirkan lumpur tersebut.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Terkait Banjir Underpass Padalarang, Aa Umbara Mengaku Sudah Memanggil Pihak KCIC

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved