Cerita Geng Remaja Sewaan di Semarang: Dibayar Sebungkus Rokok dan Rp 70 Ribu Jika Menang Tawuran

Kodok mengaku paling sering disewa oleh geng sekolah SMA swasta di Jatingaleh dan SMP Negeri di Kota Semarang dengan bayaran sebungkus rokok.

Cerita Geng Remaja Sewaan di Semarang: Dibayar Sebungkus Rokok dan Rp 70 Ribu Jika Menang Tawuran
Warta Kota
ilustrasi tawuran 

Jika di geng Caka, yang paling disegani adalah Kodok (bukan nama asli).

Alasannya bukan karena dia yang paling tua. Melainkan di antara anggota lain, Kodok yang paling berani jika sedang tawuran atau bertengkar dengan geng lain.

Ilustrasi tawuran
Ilustrasi tawuran (istimewa)

"Kami tidak punya ketua. Tapi yang paling disegani saya. Karena paling berani kalau pas tawuran," kata Kodok saat ditemui Tribun Jateng di Kota Semarang.

Bergabungnya Kodok di dalam geng Caka dikarenakan pergaulan teman-teman sebayanya.

Semula dirinya hanya ikut-ikutan diajak oleh seorang teman untuk tawuran. Kemudian lambat laun dia seperti ketagihan.

"Rasanya sangar saja kalau bisa ikut tawuran dan menang. Saya seperti diajeni (disegani) oleh teman-teman lain," imbuhnya.

Kehidupan Kodok tidak jauh dari rokok dan minuman keras.

Saat masih sekolah, Kodok kerap bolos hanya karena ingin nongkrong dengan teman-teman kelompoknya sembari mengkonsumsi miras.

"Selain itu saya iri juga. Teman-teman lain kok enak bisa bebas. Bisa main ke sana ke sini. Enggak perlu sekolah," jawabnya sambil merokok.

Baca: Panas Api Terasa hingga 50 Meter dari Lokasi Titik Kebakaran Gudang Lilin

Baca: Warga Dengar Suara Ledakan Sebelum Gudang Lilin di Semarang Terbakar

Sekolah tempat Kodok belajar pun akhirnya mengambil sikap. Orang tuanya kerap dipanggil hanya untuk diminta bisa mengendalikan anaknya.

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved