Kasus Mutilasi Wanita di NTB Terungkap, Pelakunya Suami Korban

Sat Reskrim Polres Sumbawa, Nusa Tenggara Barat akhirnya mengungkapkan kasus mutilasi wanita yang potongan tubuhnya disimpan di kulkas.

Kasus Mutilasi Wanita di NTB Terungkap, Pelakunya Suami Korban
(KOMPAS.COM/SYARIFUDIN)
Polisi saat melakukan olah TKP ditemukan mayat seorang wanita yang jadi korban mutilasi di Sumbawa, NTB. 

TRIBUNNEWS.COM, SUMBAWA - Hanya dalam hitungan hari, Sat Reskrim Polres Sumbawa, Nusa Tenggara Barat akhirnya mengungkapkan kasus mutilasi wanita yang potongan tubuhnya disimpan di kulkas dan kotak pendingin.

Pelaku pembunuhan sadis tersebut ternyata suami korban bernama Muslim.

"Identitas pelaku (mutilasi dalam boks) Muslim alias Banjir," ungkap Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/1/2020).

Baca: Begini Kronologi Pembunuhan Ibu Rumah Tangga Korban Rudapaksa

Polisi berhasil mengungkap pelaku setelah melakukan gelar perkara bersama Kapolres Sumbawa, Kasubdit Jatanras Polda NTB, dan gabungan Sat Reskrim Polres Sumbawa.

Pelaku disangkakan dengan Pasal 340 juncto 338 juncto 351 ayat 3 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Baca: Fakta Terbaru Wanita Korban Mutilasi di Sumbawa, Sebagian Organ Tubuh Ditemukan di Dalam Kulkas

Dikabarkan sebelumnya, korban bernama Siti Aminah (44) dikabarkan ditemukan tewas oleh Sat Polres Sumbawa Besar dalam keadaan membusuk di dalam boks styrofoam, Jumat (3/1/2020) lalu.

Dimana lokasi kejadian, tubuh Siti ditemukan sudah terpotong-potong.

Beberapa potongan tubuhnya bahkan ditemukan dalam kulkas dan kotak pendingin.

Sebelumnya Siti Aminah (44), warga Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Kebayan, Sumbawa, NTB ditemukan tewas dengan kondisi memprihatinkan.

Tubuhnya ditemukan sudah terpotong-potong menjadi beberapa bagian dan disimpan di kulkas serta box di rumah kontrakannya.

Halaman
123
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved