Breaking News:

Soal Temuan Perusakan di Lereng Hutan Gunung Lawu, Bupati Karanganyar Geram

Bupati Karanganyar menanggapi temuan perusakan di lereng hutan gunung lawu. Pihaknya geram dan langsung mendesak izin pengelolaan ekowisata dicabut.

Tribunnews.com/Istimewa/Rusdianto
Dua anggota komunitas Anak Gunung Lawu sedang memasang garis polisi, Jumat (9/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Menanggapi soal beredarnya video perusakan hutan Gunung Lawu, Bupati Karanganyar Juliyatmono langsung memberikan intruksi.

Orang nomor satu di Karanganyar itu mendatangi lokasi Petak 42-5 RPH Telogodringo BKPH Lawu Utara KPH Surakarta yang dirusak tersebut, Jumat (10/1/2020).

Juliyatmono geram melihat pohon di lahan tersebut ditebangi, sementara lahan itu merupakan kawasan hutan lindung di lereng Gunung Lawu.

Pihaknya juga mendesak izin pengelolaan ekowisata dicabut.

"Atas nama pemerintah, saya tunjukan ketegaskan kami sekalipun kewenangan ada di KPH Surakarta,"

"Tugas kita merawat dan memelihara Gunung Lawu sebagai gentongnya Soloraya,"

"Kita dihijaukan agar lestari tetap sejuk dan dingin. Selanjutnya kami mendesak agar izin ini dicabut dan tidak boleh dilanjutkan,” papar Juliyatmono saat mengunjungi lokasi, yang dikutip dari laman karanganyarkab.go.id.

Soal temuan perusakan hutan di lereng gunung Lawu, Kapolsek Tawangmangu AKP Ismugiyanto memberikan tanggapan.

Menurutnya kasus tersebut sudah ditangani oleh Polres Karanganyar.

Terkait dengan lahan yang dirusak, Ismugiyanto pun mengatakan pihak Perhutani yang lebih jelas mengetahui.

Halaman
123
Penulis: Inza Maliana
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved