Breaking News:

Melawan saat Ditangkap, Perampok dan Pembunuh Kakek Bastari Ditembak Mati Polisi

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan, Alam merampok Abas pada Sabtu (14/12/2019)

Shutterstock
Ilustrasi penembakan warga Sungai Keruh Muba sepulang dari rumah pacar 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Seorang perampok dan pembunuh seorang kakek di Palembang bernama Alam (26) ditembak mati aparat kepolisian karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Alam merampok Bastari alias Abas (58), kakek tunawisma yang bekerja sebagai kuli angkut di Pasar 16 Ilir.

Baca: Aksinya Terekam CCTV, Pelaku Begal Payudara di Bekasi Langsung Diringkus Polisi

Korban Bastari diketahui meninggal usai menjalani perawatan selama dua hari di rumah sakit akibat mengalami luka tusukan di bagian perut dan punggung yang dilakukan oleh tersangka.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan, Alam merampok Abas pada Sabtu (14/12/2019).

Di mana saat itu korban baru saja menerima gaji sebesar Rp 500.000, setelah sepekan menjadi kuli angkut di Pasar 16 Palembang.

Tak hanya mengambil uang, Alam secara sadis juga menghujami korban dengan tusukan hingga akhirnya korban terjatuh.

"Korban sempat ditolong dan dibawa berobat, setelah itu korban membuat laporan ke kita. Namun, setelah melapor ternyata korban masuk rumah sakit lagi dan dirawat sampai akhirnya korban meninggal akibat tusukan tersebut," kata Kapolrestabes saat rilis pengungkapan kasus di ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Sabtu (18/1/2020).

Anom mengungkapkan, dari laporan tersebut petugas langsung melakukan penyelidikan sampai akhirnya lokasi persembunyian Alam pun didapat.

Ketika akan ditangkap, tersangka mengeluarkan senjata api dan menembak ke arah polisi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved