Mengantuk Saat Bekerja, Supandi Tewas Tercabik-cabik Alat Pemotong Ayam
Supandi (23) sempat mengeluh lelah sebelum mengalami kecelakaan kerja terkena mesin pemotong ayam yang membuatnya meninggal dunia.
TRIBUNNEWS.COM -- Musibah kecelakaan kerja dialami Supandi (23). Ia tewas setelah dadanya tercabik mesin pemotong ayam.
Peristiwa ini terjadi di sebuah perusahaan pemotongan ayam di Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor pada Senin (27/1/2020) sore.
Supandi (23) sempat mengeluh lelah sebelum mengalami kecelakaan kerja terkena mesin pemotong ayam yang membuatnya meninggal dunia.
Kerabat keluarga almarhum, Arie, menyebut Supandi sempat mengeluh lelah sebelum mengalami insiden mengerikan itu.
“Sempat ngaku kelelahan katanya, saya dengar dari orang tuanya ya maklum anak muda kali ya, kadang-kadang nggak mikir juga, kita kerja nih, istirahat yang cukup, begadang aja begitu,” kata Ari saat ditemui TribunnewsBogor.com di rumah duka di Kampung Jabon Mekar, Desa Jabon, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Selasa (28/1/2020).
Baca: Sempat Atraksi Pamer Bersama Ular Kobra 5 Meter, Pawang Ini Tewas Setelah Digigit Sebanyak 2 Kali
Baca: Misteri Desi, Siswi SMP di Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Dalam Gorong-gorong Dekat Sekolah
Baca: Ciri Fisik Ular Weling yang Tewaskan Bocah di Bandung, Mematikan! Lakukan Hal Ini Kalau Menemukan
Dia menjelaskan kejadian itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Padahal setengah jam lagi, Supandi dijadwalkan pulang kerja sekitar pukul 17.00 WIB.
“Seharusnya jam 17.00 WIB dia (Supandi--red) pulang, boleh dibilang kerjaannya udah mau selesai. Nah. meninggalnya jam 17.00 WIB-an itu, nggak lama setelah dibawa ke rumah sakit,” tutur Arie.
Asep, salah satu karyawan di perusahaan pemotongan ayam itu, menuturkan, Supandi merupakan anak buahnya.
“”Kebetulan dia (korban) anak buah saya,” kata Asep, saat berbincang dengan TribunnewsBogor.com).
Saat kejadian, kata Asep, dirinya kebetulan sedang dapat jadwal libur.
Tak pelak, begitu menerima kabar Supandi terluka akibat terkena mesin pemotong ayam, Asep bergegas menuju rumah sakit tempat Supandi dirawat.
“Saya juga kaget, pas kebetulan saya libur. Saya lagi tiduran dapet WA, langsung ke rumah sakit,” kata Asep.
Namun kata Asep, saat sampai di rumah sakit, Supandi dinyatakan sudah meninggal dunia.
Dijelaskan Asep, korban anak pertama dari dua bersaudara dan belum menikah ini sudah bekerja di perusahaan tersebut lebih dari 2 tahun.
Kecelakaan kerja yang menimbulkan korban jiwa ini pun, kata dia, baru pertama kali terjadi di tempat kerjanya itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-tewas-352019.jpg)