Kisah Pengantin Tertipu Wedding Organizer, Tamu Resepsi Pernikahan Tak Dapat Makanan

Pengantin di Depok ini harus menelan pil pahit, acara resepi pernikahannya berantakan gara-gara ulah wedding organizer (WO) tak bertanggung jawab.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Kapolres Metro Depok Kombes Azis Andriansyah meminta keterangan Anwar Said, pemilik wedding organizer Padamanda yang juga tersangka kasus penipuan saat rilis kasus di Polres Metro Depok, Jawa Barat, Rabu (5/2/2020). 

Kasubag Humas Polres Metro Depok AKP Firdaus mengatakan, awalnya memang ada yang merasa tertipu oleh WO lantaran saat acara resepsi pernikahan makanan tidak datang.

Kemudian, polisi mengamankan Anwar Said.

“Hasil pemeriksaan yang bersangkutan mengakui. Bahwa sementara pengakuannya itu terkait kesalahan di manajemen,” ujar Firdaus, dikutip TribunJabar.id, Rabu (5/2/2020).

Pelaku Anwar Said (32) ketika diamankan di Mapolrestro Depok.
Pelaku Anwar Said (32) ketika diamankan di Mapolrestro Depok. ((TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA))

Saat proses pemeriksaan berjalan, korban dari WO tersebut terus melapor.

Ada puluhan korban dari WO Pandamanda.

"Diketahui saat ini sudah hadir ada 28 orang yang merasa tertipu. Tetapi memang untuk eventnya itu baru dilaksanakan minggu depan sampai Agustus. Sudah kami data adalah 28 rata-rata sudah melakukan transfer Rp 50 sampai Rp 100 juta," ujar Firdaus pada Selasa (4/2/2020).

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah, 40 pasangan calon pengantin terancam gagal nikah.

Hal itu terjadi lantaran Anwar Said sudah tak lagi memiliki aset kekayaan.

Adapun uang yang sudah disetorkan oleh para klien sudah digunakan untuk keperluan lain, bukan untuk keperluan pernikahan.

“Pelaku kami jerat Pasal 378 KUHP ya atas perbuatannya,” ujarnya.

Halaman
123
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved