NIlai Reza Asyari Tewas Bukan Gantung Diri, Keluarga Ajukan Pemintaan Otopsi

Sudah 2 minggu yang lalu memang dimakamkan, tapi sekarang kita meminta untuk otopsi jenazahnya

NIlai Reza Asyari Tewas Bukan Gantung Diri, Keluarga Ajukan Pemintaan Otopsi
Kompas.com/Junaedi
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM,  SAMARINDA - Keluarga mendiang Reza Asyari (28) berencana meminta pihak kepolisian mengotopsi i jenazah Reza Asyari.

Kematian Reza Asyari disinyalir bukan karena bunuh diri.

Keluarga menyakini penyebab kematian Reza Asyari karena faktor lain.

Saat ini pihak keluarga sudah menunjuk kuasa hukum untuk mengawal kasus ini.

Pengacara keluarga, Rubadi dipercaya untuk melanjutkan proses hukum.

Kepada wartawan, Rubadi menerangkan kejanggalan dari kematian Reza harus diungkap.

Ciri-ciri jenazah tak tampak layaknya orang bunuh diri.

"Sudah 2 minggu yang lalu memang dimakamkan, tapi sekarang kita meminta untuk
otopsi jenazahnya," ujar kuasa hukum, Rubadi kepada wartawan.

Usulan permintaan autopsi pun sudah disampaikan ke Polsek Samarinda Seberang. Saat ini dia masih menunggu hasil tindaklanjut dari laporan tersebut. "Katanya minggu depan akan disampaikan," ujar dia.

Sementara itu, Ayah Reza Asyari, Ajianur menuturkan sesaat mendengar kematian putranya ia sangat terpukul.

Pernyataan Aji kala itu berbeda dengan keinginannya sekarang. "Memang saya minta dimakamkan cepat, karena ia trauma dan sangat terpukul," ujarnya.

Baca Juga;

Namun berselang beberapa hari kemudian, ia menilai banyak fakta janggal. Hal tersebut pun telah ia laporkan ke pihak kepolisian.

"Beberapa kali saya datangi polisi, nah ini sudah gandeng pengacara akan kita usut kebenaranya," pungkasnya. (m09)   

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Keluarga Pria yang Tewas Gantung Diri di Samarinda Seberang Sewa Pengacara, Minta Jasad Diautopsi,

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved