Ganjar Ingin Datangkan Metallica dan Deep Purple ke Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkeinginan menggelar konser band bertaraf internasional di Jawa Tengah.
TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkeinginan menggelar konser band bertaraf internasional di Jawa Tengah. Ia berencana mendatangkan Metallica hingga Deep Purple.
"Bikin konser di Jawa Tengah? Ini kita lagi ngobrol. Saya pengen Metallica. Ini Iagi nyiapin gedung," kata Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah saat ditanya kapan menggelar konser bertaraf internasional di Jawa Tengah.
Hal itu dia sampaikan di sela konser Whitesnake dan Scorpion di Stadion Kridosono Yogyakarta, Minggu (1/3/2020) malam.
Saat ditanya, Ganjar memang tengah asyik ngobrol dengan dedengkot promotor konser Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi. Anas dengan Rajawali Indonesia yang mendatangkan band-band rock dunia ke Tanah Air, ke ajang JogjaRockarta di antaranya. Dari Dream Theater, Megadeth, Whitesnake hingga Scorpion.
Ganjar pun menyebut, tahun depan ada kesempatan besar salah satu band ternama konser di Jawa Tengah.
"Saya tanya kalau Deep Purple gimana? Tadi dijawab sudah kontrak. Entar ya dibawa ke Jawa Tengah. Iya sudah siap," katanya.
Tapi saat mengungkapkan kepada Anas band yang benar-benar dia inginkan, Ganjar berseloroh band tersebut terlalu mahal. Untuk itu dia minta tolong Anas agar berdiskusi ulang dengan mereka.
"Saya pengen Metallica. Bilangin ke Metallica ya, mas Metallica jangan mahal-mahal," kata Ganjar.
Selain persoalan tarif yang mahal, Ganjar juga mengungkapkan sampai saat ini belum ada infrastruktur yang benar-benar menunjang konser skala internasional di Jawa Tengah.
“Tapi yang masih kesulitan adalah tempatnya. Maka waktu Europe dulu main dapatnya di Boyolali. Tapi sebenarnya tidak apa-apa sih. Mau di Boyolali atau manapun ok saja," kata Ganjar.
Selain Europe, adalah Westlife yang pernah konser di Jawa Tengah.
Bahkan saat itu Westlife menggelar konser di tempat yang sangat eksotis yaitu di Candi Borobudur dan Kelenteng Sam Po Kong.
"Waktu westlife di Borobudur bagus, di Sam Po Kong juga bagus itu sebenarnya uji coba kita. Jadi animonya bagus. Kita harapkan band bagus nasional maupun internasional manggung di Jawa Tebgah," katanya.
Tawaran Ganjar itupun bukan pepesan kosong belaka. Dia mengatakan tengah menyiapkan betul segala infrastruktur. Dari gedung, sistem transportasi dan hal-hal penunjang lainnya.
"Kita nyiapin betul. Ini lagi nyiapin gedung di Semarang, tapi jadinya maksimal 3 tahun lagi," kata Ganjar.
Gedung yang dimaksud Ganjar tersebut adalah New PRPP. Kawasan pameran dan pariwisata yang letaknya sangat strategis karena berada di antara Bandara Internasional Ahmad Yani dan Pelabuhan Tanjung Emas. Sebagai informasi, di sana bakal dibangun Hall yang mampu menampung mencapai 10 ribu orang.
"Untuk konsep convention hall seperti itu, di Indonesia sudah ada yang di BSD, mereka punya 5 ribu meter persegi sebanyak 10. Tapi di sana tidak ada hotel, cuma di sekelilingnya. Tapi kalau di sini berada di satu kawasan," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ganjar-03032020.jpg)