Kapal Pesiar Viking Sun asal Norwegia Ditolak saat Hendak Berlabuh di Surabaya, Ini Penyebabnya

Kapal Pesiar Viking Sun yang mengangkut sekitar 1.300 turis mancanegara ditolak berlabuh di Surabaya.

Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Kapal pesiar berbendera Norwegia, Viking Sun yang mengangkut 848 penumpang dan 460 kru kapal akhirnya diperbolehkan bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (05/03/2020). Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pada dasarnya pihaknya menolak kapal pesiar tersebut bersandar ke pelabuhan Kota Semarang. Namun, atas upaya negosiasi dengan pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas 1 Tanjung Emas, akhirnya kapal pesiar itu diperbolehkan bersandar. Tribun Jateng/Hermawan Handaka 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapal Pesiar Viking Sun yang mengangkut sekitar 1.300 turis mancanegara ditolak berlabuh di Surabaya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melalui surat edaran tertanggal 4 Maret 2020 bernomor 556/2675/436.7.19/2020 yang dikirim kepada Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak, Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak, dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III, menjelaskan alasannya membuat kebijakan itu.

Baca: VIRAL Video Risma Marah-marah kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo: Tidak Usah Emosi, Mbak

Baca: Fakta-fakta Penyidik KPK Dikepung Warga, Dikira Penculik hingga Digelandang ke Mapolsek

Menurutnya, penolakan itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus corona di Surabaya.

Sebab, dari laporan yang diterimanya ada dua penumpang yang berada di dalam kapal tersebut mengalami gejala virus corona, seperti demam, batuk, dan pilek.

Terlebih, keduanya juga memiliki riwayat melakukan kunjungan di negara yang terjangkit covid-19.

Dikatakannya, untuk memastikan kondisi dari dua orang penumpang itu hanya bisa dilakukan pemeriksaan di laboratorium.

Namun, pemeriksaan itu sulit dilakukan karena waktu kunjung turis tersebut hanya 10 jam.

"Memperhatikan hal-hal tersebut di atas dan untuk meminimalisir potensi kontaminasi dari segala sumber terinfeksi serta demi melindungi warga Kota Surabaya, maka Kapal Pesiar Viking Sun beserta seluruh kru dan penumpang tidak diizinkan bersandar dan turun di Kota Surabaya," demikian isi pernyataan surat tersebut.

"Hal ini juga diberlakukan bagi kapal pesiar yang akan bersandar di pelabuhan Kota Surabaya yang berasal dan pernah singgah di negara terjangkit covid-19," tulisnya.

Tidak hanya Risma, hal serupa juga dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Halaman
12
Berita Populer
Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved