Tak Terima HP sang Anak Dikumpulkan Saat Ujian, Wali Murid Nekat Aniaya Kepsek & Letuskan Tembakan

Wali murid tega menganiaya Kepala Sekolah SMAN 10 Tanjung Jabung Barat. Hal tersebut lantaran tak terima ponsel anaknya dikumpulkan saat ujian.

net
Ilustrasi penganiayaan. 

TRIBUNNNEWS.COM - Hanya karena tak terima handphone anak dikumpulkan saat ujian, wali murid tega menganiaya seorang kepala sekolah (kepsek).

Peristiwa tak mengenakan tersebut terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.

Ketua PGRI Provinsi Jambi, Lukman, akan memberikan pendampingan terhadap anggotanya itu.

Pasalnya, kejadian tersebut bisa menjadi contoh buruk di dalam dunia pendidikan.

Lukman pun membeberkan bagaimana kronologi dari peristiwa itu.

Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (4/3/2020) di SMAN 10 Tanjung Jabung Barat.

Ilustrasi
Ilustrasi (iStock)

Baca: Sempat Kabur, Satu Driver Ojol Suspect Corona di Batam Ditemukan hingga Uji Swab Tenggorokan

Baca: VIRAL Sebuah Hotel Penampungan Orang Positif Corona Runtuh, 70 Orang Sempat Terjebak di Puing-puing

Kala itu, sekolah tengah melangsungkan ujian yang berbasis android (online).

Sekolah pun menyediakan fasilitas wifi untuk akses internet.

Untuk memaksimalkan kerja wifi, sekolah melarang seluruh warga sekolah menggunakan handphone selama ujian berlangsung.

Siswa yang membawa HP diminta mengumpulkan handphone secara sukarela.

Halaman
123
Penulis: Inza Maliana
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved