Breaking News:

4 Anggota KKB Tewas Tertembak, Polisi Sita 3 Pucuk Senjata Api dan Panah

Aparat kepolisian menyita sejumlah senjata api dari empat anggota KKB yang tewas dalam kontak senjata dengan aparat gabungan TNI/Polri.

Editor: Dewi Agustina
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw bersama Wakil Bupati Mimika, Dandim Mimika dan Wakapolres Mimika, Senin (9/3/2020) pukul 00.15 WIT mengunjungi ratusan pengungsi akibat gangguan Kelompok Kriminal Senjata (KKB) di Halaman Gereja Rehobot Kab. Mimika. 

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA - Aparat kepolisian menyita sejumlah senjata api dari empat anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang tewas dalam kontak senjata dengan aparat gabungan TNI/Polri.

Kontak senjata antara aparat dengan KKB itu terjadi di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, pada Minggu (15/3/2020) kemarin.

"Berhasil dilumpuhkan empat orang (anggota KKB) dan sudah kami amankan senjatanya, ada tiga pucuk senpi, kemudian (senjata) yang lain panah dan sebagainya," ujar Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, di Jayapura, Senin (16/3/2020).

Peristiwa tersebut terjadi dalam proses penegakan hukum terhadap 5 hingga 6 KKB yang bergabung di wilayah tersebut.

Keberadaan KKB tersebut telah terdeteksi dan terus dikejar oleh aparat keamanan.

Waterpauw tidak bisa memastikan 4 anggota KKB yang tewas dari kelompok mana karena terdapat 5-6 KKB dari sekitaran Mimika yang bergabung di Tembagapura.

"KKB di sana bersatu, kontak senjata terjadi di sekitar Opitawak," kata dia.

Ia memastikan, upaya penegakan hukum terhadap KKB yang terus melakukan teror kepada warga dan aparat, akan terus dilakukan.

Baca: Penjelasan PT MRT Soal Antrean Panjang Penumpang MRT, Jadwal Diubah karena Corona

Baca: Pemprov DKI Keluarkan Surat Edaran, Minta Perusahaan Setop Kegiatan Kantor dan Ganti Kerja di Rumah

Aparat keamanan kini sudah menguasai kawasan Tembagapura. Tetapi, masyarakat yang sebelumnya memilih mengungsi, belum berani kembali ke rumahnya.

"Kami akan terus lakukan penegakan hukum kepada mereka. Kondisi di Tembagapura sudah relatif aman terkendali, tapi masyarakat belum kembali," kata Waterpauw.

Sebelumnya, warga di Tembagapura minta dievakuasi karena kelompok kriminal bersenjata (KKB) dari berbagai wilayah di pegunungan Papua sudah berada di sekitar kampung mereka.

Anggoya Polsek Tembagapura  bersama Personil TNI-Polri Satgas Nemangkawi, Jumat (6/3/2020) membantu warga di pedalaman Timika yang mengungsi menyelamatkan diri dari kekejaman maupun penembakan Kelompok Kriminal Bersenjaya (KKB).
Anggoya Polsek Tembagapura bersama Personil TNI-Polri Satgas Nemangkawi, Jumat (6/3/2020) membantu warga di pedalaman Timika yang mengungsi menyelamatkan diri dari kekejaman maupun penembakan Kelompok Kriminal Bersenjaya (KKB). (Ist)

Anggota KKB menebar teror dengan menembaki pos penjagaan TNI-Polri.

Aksi itu membuat warga merasa terancam.

Hingga kini, sebanyak 1.700 warga Tembagapura sudah mengungsi ke Timika. Untuk mengamankan kawasan Tembagapura, baik dari TNI maupun Polri telah menurunkan 3.000 personel. (KOMPAS.com/DHIAS SUWANDI)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Senjata Api dan Panah Disita dari 4 KKB yang Tewas Tertembak Aparat"

Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved