Sabtu, 30 Agustus 2025

Oknum Bidan di Tulungagung Jual Bayi 6 Pasiennya yang Tak Mampu Bayar

Hanya saja, AKBP Eva Guna Pandia mengakui membantu proses penangkapan yang dilakukan oleh anggota Polda Jatim.

Editor: Hendra Gunawan
Freepik
ILUSTRASI 

Satu anak lain dijual Ma dengan harga yang lebih rendah yakni 20.000 yuan atau setara Rp 39,43 juta.

Ma diduga berhasil memperoleh banyak uang dari hasil penjualan anak kembarnya tersebut.

Tak hanya melunasi kartu kredit, HP baru juga diperoleh Ma.

Wu Nan, ayah dari bayi, lalu mengetahui kabar tersebut.

Apabila ayah pada umumnya akan melindungi sang anak mati-matian, berbeda dengan Wu Nan.

Wu Nan justru kembali menghubungi Ma.

Tujuannya tak lain adalah meminta jatah dari penjualan bayi kembar mereka.

Uang tersebut digunakan oleh Wu Nan untuk membayar utangnya.

Beruntung, pihak kepolisian berhasil mengungkap kasus tersebut.

Wu Nan dan Ma akhirnya ditangkap oleh polisi.

Saat diperiksa, dengan tega Ma dan Wu Nan mengaku mereka telah menghabiskan seluruh uang dari hasil penjualan anak-anaknya.

Ma saat dimintai keterangan mengaku tak punya uang dan penuh dengan utang.

“Saya tidak punya uang dan penuh hutang. Aku harus melakukan ini," katanya.

Tak hanya Ma dan Wu Nan, polisi juga berhasil menangkap pasangan yang membeli anak kembar tersebut.

Dua bocah malang tersebut lalu dirawat oleh orang tua Ma. (David Yohanes)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Bidan di Kecamatan Besuki Tulungagung Jual Bayi Pasien yang Tak Mampu Bayar, Kapolres : Ada 6 Korban

Sumber: Surya
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan