Virus Corona

Penyakit Jantung Diduga Jadi Penyebab Meninggalnya WNA Positif Covid-19 di Bali

Seorang warga negara asing meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona di Bali.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi - RSUP Sanglah menggelar simulasi terkait penanganan virus corona, Rabu (12/2/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUNNEWS.COM, MANGUPURA - Seorang warga negara asing meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona di Bali.

Ketua Satgas Penanggulan COVID-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengatakan WNA tersebut semula didiagnosa menderita penyakit jantung.

Namun rumah sakit kemudian melakukan diagnosa tambahan dengan mengambil sample swab, ternyata korban positif Covid-19.

"Hasil diagnosa pertama yang dilakukan oleh rumah sakit adalah dia penyakit jantung. Diagnosa yang pertama dia memang ada penyakit jantung, sehingga diagnosa pertamanya dia penyakit jantung."

"Tapi dalam situasi ini rumah sakit melakukan diagnosa tambahan yakni mengambil sample swab ternyata positif Covid-19. Jadi ada penyakit lain yang berkontribusi untuk menyebabkan kematiannya," ungkap Dewa Made Indra yang juga Sekda Provinsi Bali, Sabtu (21/3/2020).

Made Indra mengatakan pihaknya melalui tim surveillance saat ini masih melakukan tracing terkait orang-orang yang pernah kontak dengan korban.

"Hari ini kami sedang melakukan tracing, kemarin baru kami dapatkan satu orang yang terdekat, karena dia orang asing. Dari orang terdekat ini sekarang digali informasi terus, makanya saya bilang angka itu sementara, karena surveillance terus bergerak cari informasi," imbuh Made Indra.

Baca: Daftar Perilaku Kurang Sopan Petugas Bandara, Ada yang Sebar Foto Paspor Artis Korea

Baca: Salah Posting di Twitter, UEFA Jadi Ejekan Fans Sepak Bola

Sementara mengenai hasil tracing dari tambahan tiga orang positif Covid-19 di Bali berjumlah 199 orang ini yang kontak dekat dengan ketiga orang tersebut.

"199 itu adalah jumlah orang yang kita lakukan tracing kemarin dari 3 yang dinyatakan positif. Sampai kemarin jumlahnya 199 orang bukan tidak mungkin jumlahnya bertambah. Karena tim surveillance masih terus mencari kontak-kontak berikutnya, karena dengan siapa pernah kontak kan harus dicek, ketemu satu orang ditanyakan lagi jadi terus bertambah," katanya.

Sebanyak 199 orang juga sudah diedukasi untuk istirahat di rumah, menjaga kesehatannya dan mengikuti protokol isolasi diri.

Kebetulan sebagian dari yang ditracing ini adalah tenaga medis di rumah sakit.

"Tentu mereka sudah paham betul apa yang harus mereka lakukan dalam konteks ini," tambah Made Indra.

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Penyakit Bawaan Ini Diduga Jadi Penyebab Meninggalnya WNA Kedua Positif COVID-19 di Bali

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved