Fakta Terbaru 2 PSK Berhubungan Badan Dengan 2 Pria di Karaoke Room, Sang Mami Dutuntut 2 Tahun

Namun, pelanggan menolak. Mereka transaksi dan setelah sepakat akhirnya berhubungan badan.

David Yohanes/Surya
Petugas gabungan memeriksa pengunjung tempat karaoke, dan meminta tes urine. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA -- Jaksa penuntut menutut Mami Lia atau Dwi Meliadan dengan hukuman selama satu tahun atau 12 bulan di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (1/4/2020).

Mami Lia adalah mucikari dua cewek PSK yang tertangkap sedang berhubungan badan bersama dua orang pria hidung belang di ruang karaoke di Surabaya.

Mami Lia (36) adalah koordinator lady escort (LC) sebuah rumah karaoke di Jalan Banyuurip, Kota Surabaya yang digerebek polisi beberapa waktu lalu.

Mami Lia ditangkap polisi saat sedang menjaga pintu masuk room karaoke tempat 2 LC melayani 2 pelanggan pria berhubungan badan.

Baca: Djajang Nurdjaman Berulang Tahun Berharap Agar Barito Putera Raih Prestasi

Baca: Komisi III DPR Minta Kejagung Usut Tuntas Penyelundupan Tekstil 27 Kontainer

Baca: Kemenperin Terus Pantau Ketersediaan Bahan Baku Industri Mamin

Mami Lia (36), ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Unit V Perjudian Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

Dan kini kasusnya mulai memasuki sidang tuntutan.

Sebelumnya, Mami Lia yang tinggal di daerah Jalan Krembangan Surabaya ini, mengakui layanan plus-plus di karaoke tempanya bekerja adalah jasa striptis dan making love (ML).

“Dalam kasus prostitusi berkedok karaoke keluarga ini, kami tetapkan satu tersangka yang berperan sebagai mami,” kata Dirreskrimum Polda Jatim Kombespol R Pitra Andrias Ratulangie, Kamis (19/12/2029) kala itu.

Dipaparkan perwira dengan pangkat tiga melati ini bila praktik esek-esek dimulai ketika tamu datang.

Selanjutnya Mami Lia segera membawa para LC-nya masuk ke ruang karaoke untuk ditunjukkan ke tamu.

Halaman
1234
Berita Populer
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved