Tak Terima Ditegur Saat Ngabuburit, Yunus Bacok Teman Sekampungnya Dengan Celurit
Gara-gara tak suka ditegur saat ngabuburit, seorang pemuda di Situbondo membacok kawannya dengan celurit.
TRIBUNNEWS.COM, SITUBONDO - Gara-gara tak suka ditegur saat ngabuburit, seorang pemuda di Situbondo membacok kawannya dengan celurit.
Yunus (24) warga Desa Pesisir, Kecamatan Besuki tega membacok teman satu kampungnya, Firman Chalid.
Akibat pembacokan tersebut, pemuda berusia 24 tahun mengalami luka di tangan kirinya.
Peristiwa tersebut berawal saat korban Firman Chalid sedang ngabuburit di jalan pelabuhan Besuki, tiba tiba ditegur temannya, Ari dan Imron.
Setelah itu korban balik menegur mereka, sehingga terjadi cekcok mulut lalu korban dipukul pada bagian wajah.
Melihat cecok tersebut, teman Ari dan Imron, yakni Yunus lalu membacok korban dengan celurit.
Baca: Perjalanan Hidup Didi Kempot The Godfather of Broken Heart dari Jadi Pengamen Hingga Sukses
Baca: Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo Diwacanakan Perkuat Tim Petronas Yamaha SRT Musim Depan
Baca: Penukaran Uang Baru dalam Rangka Hari Raya Idul Fitri 2020, BI Solo Siapkan Rp 4,3 Triliun
Akibat pembacokan tangan Firman Chalid terluka saat menangkisnya.
Mengetahui korban terluka, tiga pemuda langsung melarikan diri.
Warga yang melihat korban bersimpah darah langsung membawa korban ke RS Besuki untuk mendapatkan perawatan.
Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Agus Widodo membenarkan peristiwa pembacokan tersebut.
"Belum mengetahui motifnya, yang jelas saat ditegur korban balik," ujar AKP Agus Widodo.
Menurutnya, sejauh ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri.
"Kita sudah koordinasi dengan Kepala Desa dan keluarganya agar menyerahkan diri. Selain itu kita juga maping terhadap keberadaan pelaku," katanya. (Izi Hartono)
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul KRONOLOGI Pemuda di Situbondo Dibacok Teman Sendiri gara-gara Ditegur saat Ngabuburit