Breaking News:

Preman Intimidasi dan Maki-maki Polisi, Setelah Ditangkap Ngakunya Sakit Gigi

Sejumlah Preman Tantang Polisi Berkelahi, Setelah Ditangkap Mendadak Jadi Ayam Sayur Minta Maaf. I

Istimewa
Seorang polisi yang dikerumuni sekelompok orang yang mengaku preman. Mereka marah setelah jalan yang ditutup tempat lokasi pungli dibuka oleh polisi tersebut. 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -  Aksi preman yang melakukan pungli (pungutan liar) ini tidak patut dicontoh.

Cerita berawal saaat para preman ini dikabarkan melakukan aksi pungli di daerah Tanjung Morawa, Sumatera Utara, Rabu (6/5/2020).

Apabila sopir truk tidak memberikan uang, maka kendaraan tidak boleh melintas.

Melihat kondisi yang semrawut, seorang polisi lalu turun ke lokasi dan membuka penutup jalan, agar truk bisa melintas.

Namun niat baik yang dilakukan polisi, ditentang oleh kawanan yang mengaku preman.

Para preman tersebut, kemudian mendatangi polisi.

Lantaran dalam jumlah yang ramai, para preman ini seolah anggar jago.

Polisi yang hanya seorang diri itu, kemudian  di-bully.

Melihat situasi yang kalah jumlah, sang polisi tetap tenang dan coba menahan emosinya.

Dalam video amatir yang beredar, kawanan preman itu memaksa agar polisi yang membuka penutup segera membuka seragam dinas yang dipakai.

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved