Senin, 13 April 2026

Empat Penulis di Solo Dirikan ‘Rumah Pelita Aksara Indonesia’

Berawal dari kesadaran untuk membagikan ilmu dan pengalamannya, empat penulis dan praktisi literasi membentuk komunitas Rumah Pelita Aksara Indonesia

Editor: Daryono
Istimewa
Didik Kartika saat menjadi narasumber training jurnalistik di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. 

TRIBUNNEWS.COM - Berawal dari kesadaran untuk membagikan ilmu dan pengalamannya, empat penulis dan praktisi literasi membentuk komunitas Rumah Pelita Aksara Indonesia di Kota Solo.

Empat penulis itu yakni Suhamdani, Didik Kartika, Andri Saptono dan Albert Natalia. 

Gagasan membentuk Rumah Pelita Aksara Indonesia guna menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin menyalurkan ide-idenya melalui karya tulisan, namun terkendala bimbingan dari praktisi.

“Kami ingin membantu agar banyak orang bisa tegerak untuk membuat karya tulisan, baik artikel, fiksi, non fiksi dan buku,” ujar salah seorang founder Rumah Pelita Aksara Indonesia, Suhamdani dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Jumat (13/5/2020). 

Baca: Mengatasi Kemungkinan Kelangkaan Pangan, Aktivis Penggerak Literasi Bagikan Bibit Singkong Gratis

Suhamdani selama puluhan tahun bergelut dalam dunia sastra dan jurnalis.

Karya-karya bukunya sudah diterbitkan berbagai pihak.

Dan saat ini masih aktif memimpin salah satu media online terkemuka di Kota Solo, sebagai Pemimpin Redaksi (Pimred).

Sementara Andri Saptono yang juga founder menambahkan, Rumah Pelita Aksara Indonesia mempunyai ruang lingkup bidang, seperti Workshop Literasi, Penulisan serta Penerbitan buku.

Andri Saptono adalah penulis karya-karya sastra, baik Cerpen dan Novel.

Dirinya sudah menerbitkan beberapa karya buku yang sangat menarik.

Selain itu, Andri juga memiliki penerbitan buku, yang banyak membantu penulis-penulis baik kalangan guru, penulis Cerpen, penulis novel hingga masyarakat umum.

Menjangkau seluruh Indonesia

Di sisi lain, Albert Natalia, salah seorang founder Rumah Pelita Aksara Indonesia menyebutkan, guna menjaga semangat dan energi menulis, perlu dorongan atau usaha dalam diri penulis.

“Melalui metode hypnoteaching, seseorang bisa terbantu untuk menumbuhkan niat dan motivasinya, termasuk dalam memulai membuat karya tulisan,” papar Albert.

Albert Natalia sudah lama membantu banyak orang dalam memprogram pikiran bawah sadar (PBS) dan afirmasi yang secara dahsyat mengubah pengalaman hidup banyak orang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved