Breaking News:

Polsek Daha Selatan Diserang

Brigadir Leonardo Korban Penyerangan Polsek, Dikenal Sebagai Polisi Ramah dan Suka Berteman

Korban sudah lama bertugas di Daha Selatan, dan dikenal baik oleh masyarakat sebagai anggota Polsek yang ramah.

istimewa
Mapolsek Daha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tragedi penyerangan di Kantor Polsek Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan membuat polsek tersebut kehilangan salah satu anggotanya.

Dia adalah Brigadir Leonardo Latupapua, yang tewas dengan luka bacok akibat ditebas dengan samurai saat bertugas di ruang SPKT, Senin dinihari sekitar pukul 02.00 Wita.

Korban meninggalkan istri dan dua anak. Istri korban asli warga Daha Selatan. Korban sendiri menurut informasi kelahiran Lampung.

Sementara, menurut warga Desa Bayanan bernama Ramli, korban sudah lama bertugas di Daha Selatan, dan dikenal baik oleh masyarakat sebagai anggota Polsek yang ramah.

Korban juga rajin latihan dayung bersama atlet dayung Daha Selatan.

"Orangnya suka berteman, dengan siapapun. Saya sendiri sering bergabung dengan korban kalau lagi patroli wilayah," kata Fadlan, warga Bayanan lainnya yang juga anggota Satpol PP Daha Selatan.

Korban diketahui tinggal di Desa Tumbukan Banyu, Jalan Musyawarah, sekitar 300 meter dari Kantor Polsek.

Waspada

Usai penyerangan Polsek Daha Selatan (Dasel) Polres Hulu Sungai Selatan yang menyebabkan satu anggota Brigadir Leonardo meninggal dunia, jajaran kepolisian diminta waspada. Termasuk kantor Polsek, Polres dan lainnya.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Kombes M Rifai saat ditanya apakah ada intruksi kantor-kantor kepolisian agar siaga dan waspada.

Baca: Tin Zuraida Istri Nurhadi Juga Ikut Diamankan KPK, Kini Dibawa ke Gedung Merah Putih

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved