Jumat, 29 Agustus 2025

Takut Dikejar Anjing, Turis Inggris Ini Jatuh dan Terjebak di Sumur Bali selama Seminggu

Seorang turis asal Inggris ditemukan terjebak dalam sumur di Badung, Bali.

Penulis: Ika Nur Cahyani
Tangkap Layar The Sun (The Bali Sun)
Turis Inggris Jatuh dan Seminggu Terperangkap di Sumur di Bali 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang turis asal Inggris ditemukan terjebak dalam sumur di Badung, Bali pada Sabtu (6/6/2020) lalu.

Dikutip dari The Sun, Jacob Roberts sudah berada di dalam kubangan itu selama enam hari. 

Sebelumnya dia melarikan diri dari kejaran anjing dan jatuh terperosok ke dalam sumur.

Pria 29 tahun itu berulangkali berteriak minta tolong namun tidak ada yang datang ke tempatnya.

Menurutnya tempat dia jatuh memang lumayah jauh dari jalan dan desa terdekat.

Baca: Berenang di Kanal Venesia, Dua Turis Asal Jerman Ini Didenda Rp 11 Juta

Baca: Kisah Turis Skotlandia yang Bahagia Terjebak di Pulau Terpencil saat Pandemi Covid-19

bacvg
Turis di Bali terperangkap di dalam sumur selama enam hari

Ajaibnya Roberts mampu bertahan hidup tanpa air dan makanan selama enam hari.

Dia ditemukan oleh seorang penduduk desa setempat yang sedang mencari rumput untuk makanan ternak.

Penduduk itu sayup-sayup mendengar teriakan minta tolong Roberts, namun dia dan warga lainnya sempat merasa ketakutan.

Setelah tahu bahwa suara tersebut berasal dari turis yang terjebak, barulah penduduk desa memanggil medis dan kepolisian untuk mengangkat Roberts.

Tim penyelamat menggunakan APD lengkap dan membawa tangga untuk turun ke dalam sumur yang cukup dalam itu.

Baca: Turis Asal Timor Leste Paling Banyak Kunjungi Indonesia Selama April 2020

Terlalu lemas untuk berjalan sendiri, Roberts harus diangkat menggunakan tandu untuk keluar dari tempat itu.

Pemerintah setempat mengatakan, bahwa turis tersebut masih dirawat di rumah sakit.

Diketahui Roberts mengalami cedera karena jatuh ke dalam sumur itu.

"Dia mengaku telah jatuh ke dalam sumur selama 6 hari. Ketika dia jatuh dia telah meminta bantuan, tetapi tidak ada yang mendengar," kata Kepala Kepolisian Daerah Kuta Selatan, AKP Yusak Agustinus Sooai.

"Sekitar pukul 11.45 ada warga yang mencari pakan sapi mendengar suara korban, karena tempatnya sepi saksi memberi tahu warga lainnya."

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan