Rabu, 22 April 2026

Kades di Kalsel Ditemukan Tewas, Diduga Ditembak Pakai Senapan Angin

Dugaan sementara senapan angin tersebut milik pelaku yang sengaja dibuang ke bawah jembatan

Polres Tabalong
Warga seputar Desa Ampukung Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Kalsel, geger dengan penemuan mayat kepala desa tergeletak di atas jembatan Desa Ampukung RT 01, Rabu (24/6/2020) malam sekitar pukul 22.00 Wita. Petugas inafis Polres Tabalong melakukan olah TKP. 

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG - Suriansyah (38) ditemukan tewas dengan luka tembak dari senapan angin di tubuhnya.

Diketahui, Suriansyah adalah seorang kepala desa di Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan ( Kalsel).

Baca: Drama Baku Tembak Polisi dan Pelaku Curanmor di Rawa-rawa Berakhir dengan Robohnya Sang Pencuri

Korban diketahui menjabat sebagai Kepala Desa Ampukung.

"Kejadian ini diketahui petugas Polsek Kelua pada Rabu tengah malam, selanjutnya petugas gabungan beserta Inafis Satreskrim Polres Tabalong mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP," ujar Kasat Reskrim Polres Tabalong, Iptu Matnur saat dihubungi, Kamis (25/6/2020).

Kabar meninggalnya Suriansyah yang diduga dibunuh menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan juga rekan sesama aparatur desa.

Ketua Asosiasi Kepala Desa Se Kabupaten Tabalong, Marhani, Kamis (25/6/2020), yang dihubungi, menyampaikan rasa bela sungkawa dan duka mendalam atas meninggalnya korban.

Menurut Marhani yang merupakan Kades Nawin Kecamatan Haruai, Tabalong, sosok korban memang tergolong baru dalam menjabat sebagai kepala desa.

Meski begitu, almarhum dikenalnya sebagai orang yang memiliki motivasi dan dedikasi tinggi untuk membangun desa.

Selain itu almarhum juga tergolong orang yang terus mau belajar dan membuka diri untuk berdiskusi terkait pelaksanaan pemerintahan desa.

'Sering juga berdiskusi dengan kami dan mendengar pengalaman kami seputar pelaksanan tugas di desa, jadi orangnya terbuka," katanya.

Diketahui, korban ditemukan tergeletak di atas jembatan Desa Ampukung RT 01, Rabu (24/6/2020) malam sekitar pukul 22.00 wita

Saat petugas gabungan beserta Inafis Satreskrim Polres Tabalong mendatangi lokasi kejadian dan melakukan tindakan pertama di TKP, korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Saat diperiksa, di tubuh korban ditemukan luka berupa lubang kecil di bagian dada sebelah kiri dan luka sebuah lubang kecil di lengan tangan.

Untuk memastikan penyebab luka dan meninggalnya korban, petugas kemudian membawa korban ke Puskesmas Kelua untuk dilakukan Visum Et Repertum.

Barang bukti yang disita di antaranya, satu buah senapan angin merek Sharp ACC' Spesial warna kombinasi hitam coklat, 1 buah peredam senapan angin warna hitam, 10 butir amunisi senapan angin kaliber 4,5 mm.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved