Jumat, 29 Agustus 2025

PPDB Jateng: Ganjar Sebut Ada Ortu yang Ngotot Pakai SKD Palsu, Ancam Bakal Dicoret

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan akan mencoret terhadap mereka yang berbuat curang dalam PPDB Jateng.

Editor: Sri Juliati
Lusius Genik/Tribunnews.com
Ganjar Pranowo saat seminar daring Indonesian Public Institute (IPI) bertajuk "Era New Normal: Indonesia Optimistis Versus Indonesia Terserah", Kamis (4/6/2020) 

"Ini pasti bukan siswanya tapi orang tuanya. Itulah mengapa pendidikan tanggung jawab orang tua,” jelas Ganjar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Jumeri mengatakan, verifikasi akan dilakukan secara berlapis.

Jumeri menyebut, verifikasi dilakukan dengan sistem dan verifikasi faktual pada 1-8 Juli 2020 saat daftar ulang.

“Verifikasi kami lakukan berulang double check (pada 22-30 Juni), kemudian tanggal 1-8 Juli kami lakukan verifikasi lagi."

"Apabila ditemukan ada kesalahan data maka akan di-kick,” jelasnya.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, pendaftar PPDB 2020 mencapai 594.804 orang.

Sementara, daya tampung SMA dan SMK tahun ini adalah 208.215 orang, terdiri dari SMA 111.547 orang dan SMK 96.668 orang.

Jumlah itu menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 216.156 orang.

Dia mengatakan, PPDB tahun ini sangat berat lantaran proses pelengkapan data dilakukan dengan daring.

Oleh karena itu, dia memperkirakan akan banyak warga yang protes.

“Yang dicoret bisa saja menuntut, namun kita siap bila digugat,” pungkas Jumeri.

(TribunJateng.com/Muhammad Sholekan)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Verifikasi PPDB Jateng Berlapis, Ganjar Pastikan Coret yang Ketahuan Curang Data SKD

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan