Sabtu, 30 Agustus 2025

Demo Ricuh di Mandailing Natal

Cerita Demo BLT Berujung Kaburnya Para Pria di Desa Mompang Julu, Bersembunyi ke Wilayah Perbukitan

Para laki-laki di desa tersebut diketahui bersembunyi di sekitar perbukitan tak jauh dari desa setempat.

Penulis: Dewi Agustina
(TRIBUN-MEDAN.COM/HO)
Warga Madina melakukan aksi unjuk rasa karena bansos. 

Padahal, penyisiran yang dilakukan itu bertujuan untuk melakukan identifikasi dan menginventarisasi kerusakan pasca bentrokan yang terjadi pada Senin (29/6/2020) pekan lalu.

"Ini kami bersama Pak Kapolres Madina, Wadir Krimum Polda Sumut dan Brimob sedang turun ke lokasi dan melakukan penyisiran. Dan kami tidak ada menemukan satu pun laki-laki di kampung ini," kata Kepala Urusan Humas Kepolisian Resor Madina Brigadir Kepala Yogi lewat sambungan telepon kepada Kompas.com, Jumat seperti dikutip Tribun.

Yogi mengatakan, para laki-laki di desa tersebut diketahui bersembunyi di sekitar perbukitan tak jauh dari desa setempat.

Mereka bersembunyi karena diduga takut diamankan polisi pasca bentrokan tersebut.

Meski demikian, ia menyampaikan situasi saat ini sudah berangsur kondusif.

"Untuk situasi sampai saat ini, sudah berangsur kondusif. Dan warga yang kita amankan masih tiga orang, dan akan terus kita lakukan pengembangan," ujar Yogi.

Kondisi Rumah Kepala Desa Mompang Julu, Panyabungan Utara yang juga mengalami kerusakan akibat diamuk massa saat bentrokan pada Senin (29/6/2020). Sedikitnya enam polisi luka-luka, dua mobil dan satu sepeda motor juga hangus dibakar massa.
Kondisi Rumah Kepala Desa Mompang Julu, Panyabungan Utara yang juga mengalami kerusakan akibat diamuk massa saat bentrokan pada Senin (29/6/2020). Sedikitnya enam polisi luka-luka, dua mobil dan satu sepeda motor juga hangus dibakar massa. (HO)

Blokade Akses Jalinsum

Sehari sebelumnya, Kamis (2/7/2020) sekitar pukul 18.30 WIB, warga masih menutup akses jalan lintas Sumatera (Jalinsum).

Arus lalu lintas macet total hingga 7 kilometer.

Aksi blokade Jalinsum yang dilakukan warga Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), sudah berlangsung 5 jam.

Aksi blokade jalan ini merupakan buntut penangkapan dua terduga pelaku pembakaran mobil dan sepeda motor saat aksi unjuk rasa berujung kerusuhan pada Senin (29/6/2020) lalu.

Adapun identitas para pelaku yang diamankan yakni RH (20) dan KN (18), keduanya merupakan warga Desa Mompang Julu.

Dari informasi yang dihimpun, RH diduga melakukan pelemparan batu ke arah polisi dan turut serta membalikkan mobil.

Sementara KN turut serta membakar sepeda motor.

Baca: Polres Madina Minta Perusuh di Mompang Julu Serahkan Diri, Tiga Sudah Tertangkap

Baca: Ricuh di Madina saat Demo Sembako, Mobil Wakapolres Dibakar Warga

Namun, penangkapan keduanya justru membuat warga protes. Warga pun kembali melakukan blokade Jalinsum.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan