Breaking News:

Virus Corona

Rekor! Pertambahan Terbanyak, Pasien Positif Covid-19 di Jawa Barat Bertambah 962 Orang Hari Ini

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, Daud Achmad, mengatakan angka penambahan kasus posit

Surya/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi: Petugas medis saat melakukan rapid test dan swab test Covid-19 massal gratis kepada ratusan warga yang digelar Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) RI, di halaman Gedung Siola, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/5/2020). Mereka yang mengikuti tes Covid-19 tersebut merupakan warga yang telah ditentukan sebelumnya. Tidak hanya orang dewasa, namun juga anak kecil dan lansia turut menjadi peserta. Surya/Ahmad Zaimul Haq 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -- Fakta mencengangkan terjadi pada kasus Covid-19 di Jawa Barat, pada Kamis (9/7/2020) ini, pasien positif corona di Jabar bertambah 962 orang.

Ini adalah rekor terbaru pasien mengingat pada hari-hari sebelumnya, penambahan pasien positif tidak lebih dari setengahnya.

Dengan penambahan itu, maka jumlah pasien positif covid-19 di Jabar menjadi 4.843 orang.

Penambahan kasus positif Covid-19 harian ini lebih besar lima kali dari angka lonjakan tertinggi kasus positif di Jabar selama ini pada 4 Mei 2020, yang mencapai 196 kasus dan penambahan 177 kasus pada 20 Mei 2020.

Baca: Positif Covid-19, Satu Keluarga di Kebon Jeruk Adu Mulut dengan Petugas Saat akan Dievakuasi

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, Daud Achmad, mengatakan angka penambahan kasus positif Covid-19 tersebut, katanya, menjadi yang tertinggi sejak kasus pertama Covid-19 muncul di Jabar.

"Ini yang paling besar ya. Tapi untuk mengetahui asalnya dari kota atau kabupaten mana, masih kami lacak datanya dari mana saja," kata Daud di Gedung Sate, Kamis (9/7), saat ditanya apakah angka tersebut disumbang oleh klaster baru di salah satu instusi pendidikan kemiliteran di Bandung.

Baca: Sekjen Positif Covid-19, KY Telusuri Penularan ke Pegawainya

Daud mengatakan lonjakan-lonjakan kasus secara drastis di Jabar selama ini, biasanya memang disebabkan pengalihan alamat pasien sekaligus.

Contohnya lonjakan kasus pada 4 dan 20 Mei tersebut, disebabkan sejumlah pasien yang dirawat di Jakarta selama ini baru diketahui berdomisili di Jawa Barat, terutama Bodebek.

"Lonjakan kasus yang dulu juga, itu karena ada warga Jabar yang positif dan dirawat di Jakarta, ternyata berdomisili di Jabar," ujarnya.

Baca: Kisah Pilu Dua Dokter Kakak Adik Meninggal Akibat Covid-19, Anak dan Istri Ikut Tertular

Walaupun di Jabar terjadi lonjakan angka kasus baru, secara kumulatif daerah yang menempati posisi pertama sebagai daerah dengan jumlah kasus positif Covid-19 terbanyak adalah Jawa Timur dengan 15.484 kasus, DKI Jakarta 13.488 kasus, Sulawesi Selatan 4.688, dan Jawa Tengah sebanyak 5.203 kasus. (Muhamad Syarif Abdussalam)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Jabar Cetak Rekor Buruk, Kasus Positif Corona Tambah Hampir 1.000, 5 Kali Rekor Sebelumnya

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved