Breaking News:

MUI Kota Ambon Temui Kapolda Maluku Laporkan Kasus Penghinaan Agama Lewat Percakapan di Game PUBG

Dugaan penghinaan yang dimaksud yakni mengenai lokalisasi, salat, hingga ibadah Haji.

Dok: PUBG Mobile
PUBG Mobile 

TRIBUNNEWS.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Ambon menemui Kapolda Maluku, Irjen Pol Baharudin Djafar, untuk melaporkan dugaan penghinaan agama oleh sebuah akun dalam permainan online PUBG.

Dugaan penghinaan yang dimaksud yakni mengenai lokalisasi, salat, hingga ibadah Haji.

"Rekaman permainan PUBG yang berisi dialog bermuatan penghinaan terhadap agama itu terjadi satu bulan yang lalu, disinggung soal lokalisasi, MUI, ibadah salat termasuk haji," ungkap Ketua MUI kota Ambon, Muhamad Rahamyantel kepada TribunAmbon, Jumat (10/7/2020) siang.

Lanjutnya, setelah mendengarkan pelaporan tersebut, Kapolda Maluku, Irjen Pol Baharudin Djafar meminta MUI untuk membuat pelaporan resmi ke Ditreskrimsus Polda Maluku.

"Jadi InsyaAllah hari Senin kami buat pelaporan secara resmi ke pihak kepolisian," ujarnya.

Penyelidikan Awal

Sementara itu, Direktur Krimsus Polda Maluku Kombes Pol. Eko Santoso menyatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan awal.

Dalam video tersebut terdapat ucapan yang diduga menghina salah satu agama.

Lanjutnya dijelaskan, penghinaan tersebut bukan bawaan dari permainan yang dimaksud.

Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved