Breaking News:

Teror Pesanan Fiktif di Jungsemi Kendal, dari Pisang hingga Batu Bata, Sasarannya Perempuan

Dasuki Kepala Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kendal, berharap kepolisian bisa mengusut tuntas teror pesanan fiktif yang menimpa warganya.

Editor: Miftah
Istimewa
Pesanan pisang kepok satu pikap dari Wonosobo yang diorder pemesan mengaku warga Jungsemi, Kendal 

TRIBUNNEWS.COM- Dasuki Kepala Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kendal, berharap kepolisian bisa mengusut tuntas teror pesanan fiktif yang menimpa warganya.

Permintaan itu disampaikannya menanggapi viral penipuan pesanan pisang yang melibatkan nama desanya.

Seorang pedagang hasil bumi asal Wonosobo terkena prank orderan pisang kepok dan pisang ambon satu pikap.

Tak main-main, total harga pisang-pisang tersebut mencapai 9 juta-10 jutaan.

Ternyata penipuan ini bukan kali pertama terjadi.

Dasuki mengatakan, teror berupa pesanan fiktif di desanya sudah berlangsung dua tahun terakhir.

Warga yang dituju adalah seorang perempuan dalam satu keluarga.

"Korban tidak merasa memesan barang namun barang-barang berdatangan."

Baca: VIRAL Ibu Lahirkan Bayi tanpa Merasakan Kehamilan, Kemungkinan Alami Cryptic Pregnancy

Baca: VIRAL Video Nenek Diduga Dipaksa Berjualan, Tak Diberi Makan dan Minum, Anak Memantau dari Kejauhan

Pesanan pisang kepok satu pikap dari Wonosobo yang diorder pemesan mengaku warga Jungsemi, Kendal
Pesanan pisang kepok satu pikap dari Wonosobo yang diorder pemesan mengaku warga Jungsemi, Kendal (Istimewa)

"Tidak tahu siapa yang berulah," terangnya kepada Tribunjateng.com, Sabtu (18/7/2020),

Bukan hanya pisang satu pikap, ada beberapa barang lain semisal batu bata, lemari, perabot rumah, dan kelapa.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved