Breaking News:

Virus Corona

Soal Jenazah Covid-19 Dibakar, Mendagri Tito Beri Penjelasan, Sentil Media

Mendagri Tito Karnavian memberi klarifikasi pemberitaan yang menyebutkan dirinya mengharuskan jenazah yang terinveksi Covid-19 harus dibakar.

DOK. KEMENDAGRI
Mendagri Tito Karnavian. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandi

TRIBUNAMBON.COM - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian memberi klarifikasi pemberitaan yang menyebutkan dirinya mengharuskan jenazah yang terinveksi Covid-19 harus dibakar.

Klarifikasi disampaikan setelah Jenderal Purnawirawaran Polri itu menunaikan Salat Jumat di Ambon, Jumat (24/7/2020) siang.

"Ada media yang memotong, sepotong saja, bahkan ada kata- kata yang di luar apa yang saya katakan yaitu jenazah Covid-19 harus dibakar," jelasnya.

Update Corona di Maluku: Angka Kasus Tembus 1.010 Per 23 Juli 2020

"Saya tidak pernah mengatakan seperti itu," ungkap Tito.

Tito menjelaskan, dalam diskusi online terkait Covid-19 dan penanganannya yang digelar Selasa (21/7/2020), dirinya menyatakan bahwa jenazah yang terinfeksi Covid-19 seyogyanya dibakar untuk membunuh virusnya.

Sebuah penelitian menyebut, virus penyebab Covid-19 dapat mati setelah dipanaskan pada suhu 56 derajat Celcius.

Namun, penerapannya tentu harus disesuaikan dengan keyakinan masing-masing agama.

"Secara teori untuk membuat virusnya mati, seyogyanya dibakar tapi belum tentu sesuai akidah agama tertentu, seperti agama kita (Islam)," jelasnya.

Riwayat Perjalanan Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo, Sempat Temui Jokowi di Istana Negara

Lanjutnya, setiap agama punya tata cara berbeda dalam memperlakukan jenazah sebelum dimakamkan.

HALAMAN SELANJUTNYA

Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved