Breaking News:

Waspada! 3 Wilayah Sumut Risiko Tinggi Kenaikan Covid-19, 2.000 Orang Lebih di Medan Kena Corona

Waspada! Tiga wilayah di Sumatera Utara ini berstatus risiko tinggi kenaikan Covid-19. Tercatat lebih dari 2 ribu orang di Medan terjangkit corona.

SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
SEPI PEMINAT - Petugas medis mengambil sampel spesimen warga saat melalukan tes usap atau swab test di taman kawasan Pasar Keputran Surabaya, Senin (20/7/2020). Tes swab massal yang digelar pemerintah kota Surabaya diperuntukkan untuk pedagang guna memutus mata rantai penularan virus Corona atau Covid-19 pasar Keputran itu sepi peminat. Dari total target 2000 orang pedagang hanya puluhan yang mau mengikuti tes.Fasilitas tes swab tersebut akhirnya dialihkan untuk masyarakat umum dan rujukan dari sejumlah puskesmas di Surabaya. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ Sebelumnya, belasan pedagang Pasar Keputran Surabaya dinyatakan positif COVID-19 setelah dilakukan pemeriksaan test swab sebanyak tiga kali dari 14 hingga 16 Juli 2020. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUNNEWS.COM- Waspada! Tiga wilayah di Sumatera Utara ini berstatus risiko tinggi kenaikan Covid-19.

Ketiga daerah tersebut adalah Kota Medan, PematangSiantar dan Kabupaten Deliserdang.

Tercatat lebih dari 2 ribu orang di Medan terjangkit corona.

Wabah Covid-19 di wilayah Sumatera Utara hingga saat ini masih belum menunjukkan tren penurunan signifikan.

Jumlah masyarakat terkonfirmasi positif akibat terpapar virus corona juga masih terus meningkat.

Berdasarkan data peta risiko dikeluarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Nasional yang dilansir Senin (27/7/2020) siang, tercatat ada 35 kabupaten/kota di Indonesia berstatus risiko tinggi kenaikan kasus covid-19

Dari 35 daerah tersebut 3 di antaranya berada di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Ketiga daerah tersebut adalah Kota Medan, PematangSiantar dan Kabupaten Deliserdang.

Jumlah ini bertambah 1 dari sebelumnya 2 wilayah.

Baca: Ilmuwan Swedia Klaim Semprotan Asal Negaranya 98,3% Ampuh Musnahkan Virus Corona di Mulut, Benarkah?

Baca: Bupati Ogan Ilir Sumsel Ilyas Panji Alam Positif Corona, Sempat Meriang hingga Disebut Tifus

Baca: Update Corona DKI Jakarta 27 Juli 2020: 19.473 Positif, 782 Meninggal, dan 11.996 Sembuh

SEPI PEMINAT - Petugas medis mengambil sampel spesimen warga saat melalukan tes usap atau swab test di taman kawasan Pasar Keputran Surabaya, Senin (20/7/2020). Tes swab massal yang digelar pemerintah kota Surabaya diperuntukkan untuk pedagang guna memutus mata rantai penularan virus Corona atau Covid-19 pasar Keputran itu sepi peminat. Dari total target 2000 orang pedagang hanya puluhan yang mau mengikuti tes.Fasilitas tes swab tersebut akhirnya dialihkan untuk masyarakat umum dan rujukan dari sejumlah puskesmas di Surabaya. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ

Sebelumnya, belasan pedagang Pasar Keputran Surabaya dinyatakan positif COVID-19 setelah dilakukan pemeriksaan test swab sebanyak tiga kali dari 14 hingga 16 Juli 2020.
SEPI PEMINAT - Petugas medis mengambil sampel spesimen warga saat melalukan tes usap atau swab test di taman kawasan Pasar Keputran Surabaya, Senin (20/7/2020). Tes swab massal yang digelar pemerintah kota Surabaya diperuntukkan untuk pedagang guna memutus mata rantai penularan virus Corona atau Covid-19 pasar Keputran itu sepi peminat. Dari total target 2000 orang pedagang hanya puluhan yang mau mengikuti tes.Fasilitas tes swab tersebut akhirnya dialihkan untuk masyarakat umum dan rujukan dari sejumlah puskesmas di Surabaya. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ Sebelumnya, belasan pedagang Pasar Keputran Surabaya dinyatakan positif COVID-19 setelah dilakukan pemeriksaan test swab sebanyak tiga kali dari 14 hingga 16 Juli 2020. (SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

Halaman
123
Editor: Miftah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved