Breaking News:

Fetish Kain Jarik

Tanggapi Kasus Fetish Kain Jarik, Polda Jawa Timur Buka Posko Pengaduan Korban Pelecehan Seksual

Masyarakat yang pernah menjadi korban bisa melaporkan langsung dengan mendatangi SPKT Polda Jatim atau menghubungi nomor telepon atau WhatsApp.

Twitter.com/@m_fikris
Sebuah utas yang menceritakan penyimpangan seksual fetish kain jarik dari lelaki berinisial G viral di jagat maya. 

TRIBUNNEWS.COM - Tiba-tiba, media sosial dihebohkan dengan 'bungkus-membungkus'.

Semuanya berawal dari sebuah thread pemilik akun Twitter mufis @m_fikris.

Ia mengaku menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan pria berinisial G.

Akun Twitter tersebut membagikan ceritanya karena tidak ingin ada korban lain.

Melalui thread panjang, ia menjelaskan kronologi G melakukan pelecehan seksual terhadap dirinya.

Pelecehan yang dialaminya tidak dilakukan secara langsung. Namun melalui foto dan video yang tidak wajar.

 Tewas di Tengah Skandal Pelecehan Seksual, Ini Isi Wasiat yang Ditulis Wali Kota Seoul Park Won Soon

 Update Pelecehan yang Dilakukan Pegawai Starbucks, Kini Diamankan, Sebut Kenal & Suka dengan Korban

Kronologi kasus pelecehan seksual Gilang 'bungkus-membungkus'
Kronologi kasus pelecehan seksual G 'bungkus-membungkus' (Twitter @m_fikris)

G meminta sang pemilik akun untuk membungkus dirinya memakai kain jarik.

Setelah itu, G meminta agar dikirimi foto dan video saat @m_fikris sudah dalam keadaan terbungkus.

Di unggahannya, akun itu bercerita jika G memaksa lawan bicaranya untuk membungkus seluruh tubuhnya dengan kain jarik setelah sebelumnya kaki, tangan, mata, serta telinga ditutup menggunakan lakban.

Mengenai hal ini, Polda Jatim membuka posko pengaduan korban pelecehan seksual tersebut.

HALAMAN SELANJUTNYA ===========>

Editor: Irsan Yamananda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved