Breaking News:

Wagub NTT Josef Nae: Masyarakat Kami Daya Tahan Tubuhnya Kuat Karena Rajin Konsumsi Daun Kelor

Masyarakat NTT yang dinyatakan positif Covid-19 berjumlah 200 orang, 163 pasien positif dinyatakan sembuh dari infeksi, dan 2 orang meninggal

ist
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi dalam webinar bertajuk 'Kolaborasi Pentahelix NTT Lawan Covid-19,' Jumat (4/9/2020). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi menceritakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT harus berpikir out of the box dalam menangani wabah pandemi Virus Corona atau Covid-19. 

Berpikir out of the box disebabkan banyaknya keterbatasan yang dimiliki Pemprov NTT dalam menanggulangi dampak ekonomi, kesehatan, dan sosial akibat Covid-19.

 Mulai dari masalah perekonomian masyarakat NTT yang saat ini berada di nomor tiga termiskin, hingga keterbatasan dalam hal peralatan medis untuk penanganan Covid-19.

"Memang kami di NTT, dengan segala keterbatasan kami, kami harus melakukan kegiatan yang sedikit out of the box," ucap Josef dalam webinar bertajuk 'Kolaborasi Pentahelix NTT Lawan Covid-19,' Jumat (4/9/2020).

 Namun demikian, dengan semua keterbatasan itu, Provinsi NTT justru menjadi salah satu provinsi dengan kasus Covid-19 yang terbilang sangat rendah.

Baca: Dipuji Jokowi Karena Kasus Covid-19 di NTT Rendah, Ini Rspons Wagub Josef Nae Soi

Per Jumat, 4 September 2020, masyarakat NTT yang dinyatakan positif Covid-19 berjumlah 200 orang, 163 pasien positif dinyatakan sembuh dari infeksi, dan 2 orang meninggal dunia.

Minimnya angka kasus Covid-19 di NTT tak lain karena masyarakat NTT memiliki imunitas tubuh yang kuat.

 Josef mengatakan, imunitas tubuh kuat masyarakat NTT diperoleh dengan mengkonsumsi daun kelor setiap hari.

Daun kelor oleh masyarakat NTT digadang-gadang sebagai pohon ajaib.

"Yang membuat masyarakat kami ini daya tahan tubuhnya cukup kuat, karena kami memiliki satu pohon yang orang mengatakan pohon ajaib, yaitu kelor atau marungga," kata Josef bercerita.

Berbeda dengan di Jawa, di mana daun kelor itu dipercaya untuk mengusir hantu. 

Di NTT, kata Josef, Pemerintah Provinsi justru memberikan sugesti kepada rakyatnya untuk rajin mengkonsumsi daun kelor agar memiliki imunitas tubuh yang kuat.

"Setan aja takut apalagi Covid-19. Oleh sebab itu, dengan sugesti kepada masyarakat kita mengatakan bahwa makan kelor sebanyak mungkin, bikin sayur kelor itu, maka imunitas tubuh akan tinggi," ujar Josef.

Baca: Dinyatakan Positif Covid-19, The Rock dan Keluarganya Hadapi Tantangan Sulit

"Ini pohon yang sangat ajaib untuk kami, oleh sebab itu bagi bapak/ibu di seluruh Indonesia, kalau mau imunitas tubuhnya tinggi, mintalah kelor dari Nusa Tenggara Timur, pasti kami kirim, tapi bayar," sambung dia.

Penulis: Lusius Genik Ndau Lendong
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved