Berita Viral
Viral Kisah Dosen yang Tetap Layani Mahasiswa di Hari Libur, Begini Pesan-pesan sang Dosen
Kisah Ahmad Masy'ari (36), seorang dosen yang tetap melayani bimbingan mahasiswa saat libur, viral di media sosial.
TRIBUNNEWS.COM - Kisah Ahmad Masy'ari (36), seorang dosen yang tetap melayani bimbingan mahasiswa saat libur, viral di media sosial.
Dosen di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Riau itu awalnya membagikan kisahnya tersebut melalui akun Facebook pribadinya, Ahmed Masy'ari Mahmod Al-Husein, beberapa waktu lalu.
Ia pun tak menyangka kisah tersebut mampu mengundang perhatian banyak orang.
Ahmad mengaku merasa tak ada yang istimewa dari tindakan yang ia lakukan.
"Sebenarnya tidak istimewa sama sekali, ini kan sudah tugas kita untuk melayani," ujarnya saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Senin (7/9/2020).
Baca: Kisah Viral Dosen Tetap Melayani Mahasiswa Meski Libur, sang Dosen Ungkap Reaksi Keluarganya
Sementara itu, Ahmad mengaku meluangkan waktu untuk melayani mahasiswanya di hari libur karena dirinya teringat perjuangan ketika menjadi mahasiswa.
Ahmad menceritakan, dahulu ia begitu senang ketika dapat menyelesaikan urusannya bersama dosen dengan mudah.
Oleh karena itu, Ahmad pun berniat mempermudah urusan mahasiswa yang ia bimbing.
Lebih lanjut, Ahmad menyampaikan pesan-pesannya pada mahasiswa yang saat ini masih memperjuangkan tugas akhir.
Ahmad menuturkan, mahasiswa harus pandai-pandai memahami suasana hati dosen.
Baca: VIRAL Kisah Dosen Tetap Layani Bimbingan Mahasiswa saat Libur, sang Dosen: Tak Ada yang Memberatkan
Selain itu, ia juga meminta mahasiswa untuk dapat mengerti banyaknya tugas yang ditanggung seorang dosen.
"Dosen itu ya sebenarnya tugasnya berat, tiga tugas fungsi utamanya, mengajar, meneliti, dan mengabdi. Ini harus dilaksanakan secara paralel jadi tidak bisa dipisahkan satu sama lain," beber Ahmad.
"Kadang-kadang mahasiswa itu waktunya untuk bertemu dosen nggak tepat. Nah ini yang harus diperhatikan mahasiswa," sambungnya.
Sementara itu, Ahmad pun berharap rekan-rekan sesama profesi dapat senantiasa memberi bimbingan untuk mahasiswa secara sungguh-sungguh.
Menurutnya, tugas membimbing tidak bisa dikerjakan dengan asal-asalan.
Kendati merupakan tugas tambahan, Ahmad mengatakan, memberi bimbingan tugas akhir harus tetap dilakukan sepenuh hati.
"Tugas membimbing itu istilahnya tugas tambahan."
"Walaupun tambahan, harus dilaksanakan dengan sepenuh hati, tidak boleh asal-asalan," kata Ahmad.
Ahmad pun menyampaikan bahwa sesungguhnya memudahkan adalah prinsip dari melayani.
Ia berharap, di manapun itu, segala urusan yang dapat dipermudah tidak dipersulit.
Sementara itu, Ahmad juga menyampaikan, kebahagiaan yang dirasakan ketika dosen mempermudah urusan perkuliahan diharapkan mampu menjadi pendorong para dosen untuk memberi kemudahan pada mahasiswanya.
"Kan mahasiswa senang sekali ketika sudah selesai segala macam urusannya. Nah begitu juga ketika kita sudah terjun langsung ke dunia yang sama, ya hal-hal seperti itu kita amalkan. Bukan balas dendam," kata Ahmad.
"Ada juga dosen balas dendam tapi itu kan tidak bagus, harusnya itu diperbaiki," tambahnya.
Teringat saat Menjadi Mahasiswa
Saat memberi bimbingan, Ahmad mengaku teringat pengalamannya ketika menjadi mahasiswa.
Ia menceritakan, semasa kuliah, dirinya begitu bahagia ketika mendapat pelayanan dari dosen.
Oleh karena itu, ia pun ingin memberikan kebahagiaan tersebut pada para mahasiswanya.
Baca: Viral Video Kisah Perjuangan Penjual Es Selendang Mayang, Jual Motor karena Penyakit Serius Anak
Ahmad mengaku, dirinya pun merasa bahagia ketika dapat membuat mahasiswanya bahagia.
"Pengalaman semasa mahasiswa dulu, ketika kita mendapat pelayanan dari dosen kan bahagia sekali."
"Ya membahagiakan orang lain itu juga membahagiakan diri sendiri sebenarnya," ungkapnya.
Selain itu, Ahmad mengatakan, tidak ada yang istimewa dari tindakan yang ia lakukan.
Menurut Ahmad, sudah menjadi kewajibannya untuk melayani mahasiswa yang ingin melakukan bimbingan.
"Prinsipnya, kalau kita memudahkan urusan orang lain, urusan kita insyaallah juga dipermudah."
"Sebenarnya tidak ada yang istimewa. Bimbingan itu adalah hak mahasiswa," kata Ahmad.
Viral di Media Sosial
Sebelumnya, kisah seorang dosen yang tetap meluangkan waktu melayani bimbingan untuk mahasiswa di sela-sela liburannya, beredar viral di media sosial.
Kisah tersebut awalnya diunggah oleh sang dosen melalui akun Facebook pribadinya, Ahmed Masy'ari Mahmod Al-Husein, beberapa waktu lalu.
Dalam unggahan tersebut, sang dosen menceritakan, ia sengaja meluangkan waktu di hari liburnya untuk melayani mahasiswa lantaran teringat perjuangannya semasa kuliah.
Ia menyebutkan, dahulu dirinya pun merasa sangat senang ketika bisa mendapatkan tanda tangan dosen penguji maupun dosen pembimbing.
Baca: VIRAL Video Seorang Gadis Punya Rambut Panjang Bak Rapunzel, Sebut Tradisi Turun-temurun Keluarga
Oleh karena itu, ia pun mempermudah mahasiswanya untuk memperoleh bimbingan darinya supaya dapat cepat menuntaskan pendidikan.
Dosen tersebut pun membagikan sejumlah foto saat melayani mahasiswanya di sebuah tempat bermain.
Kisah yang ia bagikan tersebut kemudian viral saat diunggah ulang oleh akun Instagram @undercover.id, Rabu (2/9/2020) lalu.
"Dosen idaman," tulis akun @undercover.id.
Sang dosen pun menuai banyak pujian dan doa baik dari sejumlah warganet.
"Allah SWT akan memudahkan urusan seseorang, sebagaimana orang itu memudahkan urusan orang lain. Semoga Panjang umur Pak Dosen. Aamiin," tulis akun @rooney_ashraffa.
"Nah ini baru dosen dengan penuh Hati," kata akun @mhmd.adilahh.
Hingga Senin (7/9/2020) malam, unggahan tersebut telahdisukai lebih dari 14 ribu orang.
(Tribunnews.com/Widyadewi Metta)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/dosen-tetap-melayani-di-hari-libur.jpg)