Breaking News:

Soal Ibu Bunuh Anak karena Susah Diajari Belajar Online, Pengamat: Orang Tua Tak Siap Jadi Guru

Pengamat Pendidikan Isa Anshori turut menanggapi soal seorang ibu yang membunuh anaknya karena susah diajari saat belajar online

Istimewa
Kepolisian dan warga Desa Cipalabuh, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Banten melakukan pengangkatan jenazah yang diduga korban pembunuhan, Sabtu (12/9/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Pengamat pendidikan asal Surabaya, Moch Isa Anshori turut menanggapi kasus kekerasan berujung hilangnya nyawa seorang anak hanya gara-gara sulit diajari saat belajar online.

Peristiwa keji yang mencoreng dunia pendidikan Indonesia ini terjadi di Lebak, Banten.

Isa menilai, peristiwa tersebut membuktikan ketidaksiapan pendidikan Indonesia menghadapi pandemi, nyata adanya.

"Mereka tidak disiapkan menghadapi situasi pandemi. Sehingga beban yang biasanya dipelajari di sekolah, dialihkan ke rumah."

Pengamat pendidikan asal Surabaya, Moch Isa Anshori.
Pengamat pendidikan asal Surabaya, Moch Isa Anshori. (Tribunnews/Istimewa)

Baca: Ibu Menyesal Bunuh Anak 8 Tahun Gara-gara Belajar Online, Jasad Korban Dibawa ke Banten Pakai Motor

"Padahal orang tuanya tidak siap menjadi guru, sarana dan prasarana juga tidak sama dengan sekolah."

"Akibatnya anak menjadi korban dari sistem yang tidak siap itu," ungkap Isa kepada Tribunnews, Rabu (16/9/2020).

Mantan Ketua Dewan Pendidikan Surabaya ini menjelaskan, orang tua yang memiliki keterbatasan akan menjadi stres.

Sedangkan anak yang tidak punya tempat perlindungan lain, kerap menjadi korban.

"Orang tua tidak siap secara akademis mendampingi putra-putrinya."

"Sehingga yang terjadi adalah gap, ujung dari gap itu adalah marah dan kecewa."

Siswa menggunakan fasilitas WiFi gratis saat mengikuti kegiatan pembelajaran jarak jauh di Balai Warga Kelurahan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2020). Kelurahan Kuningan Barat menyediakan fasilitas jaringan internet atau WiFi gratis yang dapat digunakan pelajar guna meringankan beban orang tua murid terkait kebutuhan kuota internet untuk pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi Covid-19. Tribunnews/Jeprima
Siswa menggunakan fasilitas WiFi gratis saat mengikuti kegiatan pembelajaran jarak jauh di Balai Warga Kelurahan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2020).  (Tribunnews/Jeprima)

Baca: Seorang Ibu di Banten Emosi Lalu Bunuh Anaknya Karena Susah Diajari Belajar Online

Halaman
1234
Penulis: Inza Maliana
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved