Senin, 1 September 2025

Bau Menyengat dan Tanaman Mati, Warga Resah Muncul Rembesan Minyak Diduga dari Depo Pertamina

Warga resah dengan dampak rembesan bahan bakar minyak di sekitar sumur bor di Banjar Labuhan, Desa Antiga, Kec Manggis, Kab Karangasem, Bali.

Tribun Bali/Saiful Rohim
Warga Labuan Karangasem temukan cemaran minyak di sumur. 

TRIBUNNEWS.COM, BALI - Warga Banjar Labuhan, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali kini dilanda rasa khawatir. 

Mereka resah dengan dampak rembesan bahan bakar minyak di sekitar sumur bor di Banjar Labuhan, Desa Antiga.

Bau rembesan minyak sangat menyengat dan mengakibatkan tanaman mati.

Wayan Gulo, warga Antiga mengaku takut terjadi kebakaran karena rembesan minyak lumayan banyak.

"Temuan (minyak) muncul sekitar sumur bor," jelas Wayan Gulo.

Air sumur yang biasanya dipakai untuk ternak sementara tidak ia gunakan.

Baca: Perempuan di Bali Ini Memilih Tinggal di Dalam Gorong-gorong

Kepala Dusun Labuhan, Ni Wayan Jemhy mengaku tanaman warga yang mati hanya tomat sedangkan pepohonan layu.

Luas lahan yang terdampak belum didata.

"Setahu saya tomat yang mati," kata Wayan Jemhy, Minggu (20/9/2020) pagi.

Dia menambahkan, rembesan minyak ditemukan dua minggu lalu.

Warna kehitam-hitaman dan baunya menyengat hidung.

"Warga sudah melapor ke desa dan diteruskan ke Depo Manggis. Dari pihak desa dan depo sudah antensi," papar Wayan Jemhy.

Baca: Minyak Kayu Putih Asli Pulau Buru Maluku jadi Primadona di Masa Pandemi Covid-19

Camat Manggis, Ida Nyoman Astawa, mengakui, ada rembesan minyak di Labuhan.

Rembesan minyak ini diduga bersumber dari Depo Pertamina Manggis.

Satu di antara tangki penyimpanan bahan bakar minyak diduga bocor.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan