Breaking News:

Seharian Tak Pulang, Ayu Kaget Mendapati Putranya Tewas Tergantung di Pohon Manggis

Hingga kini belum diketahui secara pasti apa yang menjadi motif korban melakukan bunuh diri.

Istimewa
Polisi ketika melakukan olah TKP di pohon manggis tempat siswa SMK gantung diri, Selasa (29/9/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, BANGLI – Seorang pelajar berusia 17 tahun di Kecamatan Tembuku ditemukan tewas gantung diri.

Diduga AW nekat mengakhiri hidupnya lantaran depresi akibat permasalahan keluarga.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi saat dikonfirmasi Selasa (29/9/2020) membenarkan adanya kasus bunuh diri.

Sulhadi mengungkapkan kasus tersebut bermula saat ibu pelaku yang bernama Dewa Ayu Puspawati mencari anaknya.

Sebab sejak Senin (28/9/2020) malam hingga pukul 10.00 Wita, pelajar kelas X di salah satu SMK di Bangli itu belum terlihat di rumah.

Wanita 37 tahun itupun berinisiatif mencari anaknya ke tegalan miliknya.

"Sesampainya di tegalan tersebut sekira pukul 11.00 Wita, sang ibu melihat anaknya sudah tergantung di pohon manggis. Mendapati hal tersebut ia bergegas kembali kerumah untuk meminta pertolongan," ungkapnya.

Ditengah perjalanan, lanjut AKP Sulhadi, Puspawati bertemu dengan kerabatnya yang bernama I Wayan Sudianta, dan langsung menceritakan apa yang terjadi.

Keduanya pun kembali ke tegalan untuk menurunkan pelaku dengan memotong batang pohon manggis.

"Berdasarkan pemeriksaan petugas medis bidan Puskesmas Tembuku 2, tidak ditemukan tanda-tanda akibat kekerasan. Melainkan tanda-tanda murni akibat bunuh diri dengan cara gantung diri," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved