Jumat, 29 Agustus 2025

Anak yang Disiksa Orangtua hingga Kuku Kaki Semua Dicopot Pakai Tang Dirawat Kapolres Pelalawan

Bocah berinisial RFZ (10) yang viral di media sosial lantaran menjadi korban penganiayaan dirawat Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko.

Editor: Ifa Nabila
KOMPAS.com/ IDON TANJUNG
Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko mengajak RFZ (10) berbicara dan bergurau untuk memulihkan psikologisnya pasca mendapat kekerarasan sewaktu tinggal bersama orangtuanya di Desa Terantang Manuk, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau, Rabu (30/9/2020). 

Ia berharap kasus kekerasan terhadap anak di bawah tidak terjadi lagi. Pihak orangtua juga diminta agar mendidik anak lebih baik, tanpa dengan kekerasan.

"Khusus kepada orangtuanya ini ya, kalaupun anak itu nakal, rawat dengan baik. Solusinya bukan dianiaya," pesan Indra Wijatmiko.

Baca: Asuh Bocah yang Dianiaya dan Dibuang Orang Tuanya, Kapolres: Daripada Dia Mati, Saya Selamatkan

Foto anak dibuang beredar di medsos

Diberitakan sebelumnya, beredar di media sosial foto seorang anak laki-laki yang diduga dibuang oleh orangtuanya disertai selembar surat, yang terjadi di Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Foto anak dan selembar surat itu dibagikan oleh akun Twitter @cursedwibu pada 27 September 2020.

Pada foto itu, bocah tersebut tampak mengenakan jaket warna merah.

Di wajahnya sebelah kiri terdapat luka yang diduga akibat dianiaya orangtuanya. Lalu, pada selembar surat berisi kalimat tentang orangtua yang meninggalkan anaknya. (Kompas.com/Idon Tanjung)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bocah 10 Tahun Disiksa Ayah lalu Dibuang, Kapolres Pelalawan: Daripada Dia Mati, Saya Rawat"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan