Sempat Mengeluh Sakit, Diduga Terinfeksi Tato, Anak Punk Ditemukan Tewas di Bekas Ruang Kelas
Seorang anak punk di Muara Enim ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah bekas ruang kelas.
TRIBUNNEWS.COM - Seorang anak punk di Muara Enim ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Anak punk tersebut diketahui bernama Dedi (17), warga Karang Raja, Prabumulih.
Ia ditemukan tewas di sebuah ruangan bekas SMKN 1 Muara Enim yang masih dalam area Pasar Muara Enim, Sabtu (10/10/2020).
Dari informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, korban bersama teman-temannya biasa menumpang tidur di gedung ruang kelas eks SMKN 1 Muara Enim.
Baca: Kecelakaan Maut, Remaja 14 Tahun Tewas setelah Bersenggolan saat akan Menyalip Kendaraan di Depannya
Lokasi gedung tersebut bersebelahan dengan pasar Muara Enim.
Sebelumnya, korban sempat mengeluh kesakitan yang diduga infeksi bekas tatoan di lengan kanannya.
Pasalnya, bekas tatonya tersebut menjadi borok.
Pada malam kejadian, korban tidur bersama teman-temannya di atas bekas tumpukan kardus.
Baca: Seorang Pemuda Nekat Menjambret hingga Korbannya Terluka dan Tewas, Pelaku Berhasil Ditangkap
Setelah menjelang pagi, korban dibangunkan teman-temannya namun tidak terbangun.
Melihat hal tersebut teman-teman korban panik dan memberitahukan ke warga pasar.
Kemudian warga dan pedagang melihat korban dan diduga telah meninggal dunia.
Setelah itu, warga memberitahukan ke petugas Polres Muara Enim dan langsung melakukan evakuasi korban ke kamar mayat RSUD dr HM Rabain Muara Enim.
Baca: Kecelakaan Maut di Magelang, Sebuah Truk Tabrak Rumah Warga, Sopir Tewas Terjepit di Badan Truk
Menurut salah satu pedagang, Donni (35) bahwa berawal ketika beberapa pedagang seperti biasanya akan menggelar barang dagangannya.
Ketika sedang menggelar, seorang pedagang melihat sosok laki-laki tergeletak di sebuah ruangan eks lokal SMKN 1 Muara Enim.
Kemudian, pedagang tersebut memberitahukan penemuannya kepada pedangan lain, dan kemudian ada yang melapor ke Polres Muara Enim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/tim-inafis-polres-muara-enim-melakukan-identifikasi-dan-evakuasi-mayat-anak-punk.jpg)