Sabtu, 30 Agustus 2025

Sedang Belajar Memperbaiki Ponsel, Pria Ini Tewas Tersengat Listrik, Ada Kepulan Asap di Kamarnya

Seorang pria bernama Firman (41) ditemukan tewas di kamar rumahnya di Keluarahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung.

Tribunnews
Ilustrasi tersengat listrik: Banjar Pasedana, Desa Bona Kaja, Blahbatuh harus kehilangan satu warganya yang tewas akibat tersengat listrik pada Senin (14/1/2019). Dari informasi yang diperoleh, korban tewas bernama Pande Nyoman Sampun Suparta. Korban meninggal saat ikut membantu mengevakuasi pohon tumbang di wilayahnya. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria bernama Firman (41) ditemukan tewas di kamar rumahnya di Jalan Mayjen Sutiyoso, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung.

Jasad korban pertama kali ditemukan adik kandungnya, Nuriman (35), Rabu (21/10/2020).

Firman diduga tewas tersengat listrik saat sedang belajar memperbaiki ponsel.

Kendati demikian, pihak keluarga menolak jenazah Firman diautopsi.

Rohim (59), kakak korban, sudah mengikhlaskan kepergian sang adik.

"Namanya musibah, kan gak ada yang tahu," kata Rohim.

Ia menambahkan, pihak keluarga sudah mempersiapkan semua keperluan untuk memakamkan jenazah pria lajang tersebut.

Baca juga: Warga Bandar Lampung Tewas Tersengat Listrik, Ayah dan Istri Korban Sempat Ikut Kesetrum

Oleh karena itu, keluarga menolak saat aparat kepolisian hendak mengevakuasi korban dan merujuknya ke rumah sakit untuk autopsi.

"Kami sekeluarga sudah ikhlas. Dari kondisi tubuh dia (korban) sudah seperti itu lebih baik segera dikubur saja," imbuh Rohim.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rezky Maulana membenarkan peristiwa tersebut.

Menurutnya, anggota Inafis Polresta Bandar Lampung langsung melakukan identifikasi setelah mendapat laporan dari warga.

"Anggota inafis sudah cek ke TKP. Keluarga korban sudah menyatakan untuk tidak dilakukan autopsi," kata Rezky.

Belajar Servis HP

Firman, pria yang ditemukan tewas di dalam kamarnya, diduga baru belajar memperbaiki ponsel.

Sebelum menekuni keahlian memperbaiki perangkat elektronik, pria lajang ini dikenal warga sebagai buruh serabutan.

"Setahu saya dulunya kerja apa saja bisa. Akhir-akhir ini dia sering terima jasa servis HP," kata Ros, tetangga korban.

Menurutnya, meski tidak membuka toko servis elektronik, korban biasa memperbaiki ponsel di rumahnya.

"Emang gak pasang merek servis-servis gitu. Kalau ada temannya datang bawa HP, ya dia yang servis," kata Ros.

Sementara Rohim (59), kakak korban, menyebut Firman baru beberapa bulan lalu pulang dari pesantren.

"Semenjak pulang pesantren dia mulai terima jasa servis HP," kata Rohim.

Rohim mengaku terkejut mendengar kabar tewasnya Firman karena tersengat listrik.

Baca juga: Kronologi Satu Keluarga Tewas Tersengat Listrik di Sawah Miliknya, Berawal saat Suami Mengairi Cabai

"Saya dapat kabar dari adik yang tinggal sama dia," kata Rohim.

Jasad Firman pertama kali ditemukan oleh adiknya, Nuriman (35).

Nuriman saat itu mencurigai bau gosong dari dalam rumah, Rabu (21/10/2020) sekira pukul 12.30 WIB.

Setelah ditelusuri, ternyata bau tersebut berasal dari kamar korban.

"Adiknya gedor pintu gak ada yang nyaut. Setelah itu baru pintunya didobrak," kata Rohim, kakak korban.

Begitu pintu kamar terbuka, keluar kepulan asap dari kamar tersebut.

Sementara korban ditemukan sudah tak bernyawa dalam posisi tertelungkup di lantai.

Mengetahui hal itu, adik korban memberitahukan tetangga dan kerabat tak jauh dari lokasi kejadian.

"Kemungkinan malam tadi (tewas), karena kemarin itu masih ada yang lihat Firman keluar rumah," kata Rohim.

Pria yang sehari-hari membuka jasa servis barang elektronik ini diduga tewas akibat tersengat aliran listrik.

Pada saat ditemukan, kondisi tubuh korban mengalami luka bakar dan mengeluarkan bau busuk.

Baca juga: Ayah & Anak Tewas Tersengat Listrik saat Coba Perbaiki Atap Rumah yang Bocor, Ada Kabel Melintang

Diduga, korban tewas beberapa hari sebelum ditemukan.

Kakak kandung korban, Rohim (59), mengatakan, luka bakar tersebut diakibatkan sengatan listrik.

"Posisinya tengkurap di atas lantai beralaskan bantal. Dari telinganya juga sudah mengeluarkan darah," kata Rohim.

Rohim mengatakan, dugaan tewas karena kesetrum listrik dilihat dari kondisi jasad korban.

Selain itu, korban tewas di dalam kamar tempatnya biasa menerima jasa reparasi perangkat elektronik.

"Sepertinya dia itu lagi servis HP, karena di dekat tubuhnya masih berserakan HP," kata Rohim.

Rohim menambahkan, rumah yang ditempati korban merupakan peninggalan orangtua.

"Mereka cuma tinggal berdua. Yang pertama tahu ya adiknya itu," kata Rohim.

(TribunLampung.co.id, Joeviter Muhammad)

Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul Pria Lajang di Bandar Lampung Tewas Tersengat Listrik, Keluarga Tolak Autopsi

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan