Breaking News:

Polri Bakal Tindak Tegas Oknum Brimob yang Diduga Jual Senjata ke KKB Papua

Mabes Polri tidak beri ampun bagi oknum anggota yang terlibat jual-beli senjata api ilegal untuk KKB di Papua.

Dok Polda Papua
Barang bukti senjata api yang digunakan KKB di Papua melakukan aksi penyerangan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang anggota Brimob berinisial Bripka JH diamankan karena diduga terlibat jual-beli senjata api ilegal pada Kamis (21/10/2020).

Diduga, senjata itu dijual kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Menanggapi hal itu, Karo Penmas Humas Polri Brigjen Awi Setyono mengatakan pihaknya telah memerintahkan Polda Papua untuk mengusut kasus tersebut.

"Saat ini sedang dilakukan penyelidikan oleh Polda Papua," kata Awi saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2020).

Baca juga: Polri Bakal Tindak Tegas Siapa Pun yang Terlibat dalam Peredaran Senjata Api Ilegal di Papua

Lebih lanjut, Awi mengatakan perintah tersebut juga telah sesuai dengan komitmen Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Menurutnya, pihak kepolisian tidak akan mentolerir siapapun yang terlibat dalam kasus tersebut.

"Bapak Kapolri berkomitmen untuk mengusut tuntas dan menindak tegas siapapun yang terlibat baik anggota dari Polri maupun masyarakat," pungkasnya.

Baca juga: Seorang Anggota KKSB di Intan Jaya Tewas, Dokumen Struktur Organisasi dan Senjata Api Disita

Diberitakan sebelumnya, Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw mengatakan, seorang anggota Brimob berinisial Bripka JH diamankan tim gabungan TNI dan Polri pada Kamis (21/10/2020).

Penangkapan itu dilakukan karena yang bersangkutan diduga terlibat jual-beli senjata api ilegal di Papua.

Paulus menduga, senjata yang diperjualbelikan itu akan digunakan KKB untuk mengganggu Kamtibmas.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved