Breaking News:

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Serukan Boikot Produk Prancis

Ia sangat menyangkan pernyataan Macron sebagai kepala negara, ditengah kondisi pandemi seperti sekarang ini.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Gubernur Sulawesi Selatan terpilih Nurdin Abdullah (kiri) bersama Wakilnya Sudirman Sulaiman (kanan) melakukan salam komando usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018). Presiden Joko Widodo melantik sembilan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dalam pilkada serentak diantaranya Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Kalimantan Barat, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Bali, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Gubernur Papua, dan Gubernur Sulawesi Tenggara. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengecam pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, akibat pernyataanya yang menyebut bahwa agama yang mengalami krisis di seluruh dunia.

Terkait dengan itu, Andi Sudirman pun menganggap Macron telah menyerang Islam, dengan cara radikalisasi.

"Ini adalah saat di mana Presiden Macron bisa memberikan sentuhan penyembuhan dan menangkal ruang bagi para ekstremis dari pada menciptakan polarisasi dan marginalisasi. Tapi yang pasti ini mengarah pada radikalisasi," kata Andi Sudirman, Via WhatsApp, Kamis (29/10/2020).

Ia sangat menyangkan pernyataan Macron sebagai kepala negara, ditengah kondisi pandemi seperti sekarang ini.

Baca juga: Kontroversi PM Prancis Emmanuel Macron, Nikahi Nenek 67 Tahun hingga Hina Islam dan Nabi

Baca juga: Mengenai Perkataan Presiden terkait Kartun Nabi Muhammad, Prancis Minta Boikot Produknya Dihentikan

Menurut Andi, dengan pernyataan ini tentu tidak ia nafikkan, akan ada reaksi dari muslim dunia.

"Sudah sepantasnya jika warga besar muslim dunia kemudian memboikot produk dan usaha Prancis. Sebuah statement menyudutkan dan mengeneralisasi muslim dunia dengan label negatif tidak pantas keluar dari seorang Presiden. Itu sangat disesalkan dan kami tegas sangat mengecam," katanya Andi.

Sebelumnya diberitakan bahwa Presiden Prancis, Emmanuel Macron menuai banyak kecaman dari negara Islam dunia terkait pernyataannya baru-baru ini.

Macron dianggap menghina Islam dengan mengatakan agama yang mengalami krisis di seluruh dunia.

Selain itu, dukungannya terhadap Majalah Satire yang menerbitkan karikatur Nabi Muhammad, menimbulkan kampanye boikot produk dan usaha dari Prancis.

Macron berargumen bahwa prinsip negaranya adalah mendukung kebebasan berpendapatan.

Kondisi tersebut membuat pemimpin Islam di seluruh dunia bertindak tegas atas apa yang di lakukan oleh Prancis.

Salah satunya Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Ia menyebut kesehatan mental Macron perlu diperiksa serta mengajak boikot produk-produk Prancis.

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Wagub Sulsel Ikut Serukan Boikot Produk Prancis

Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved