Senin, 1 Juni 2026

Respons Ahmad Luthfi Viral, Pemprov Jateng Pastikan Jalan Randublatung-Cepu di Blora Segera Digarap

Usai respons Ahmad Luthfi viral, Pemprov Jateng pastikan perbaikan Jalan Raya Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora bakal segera digarap.

Tayang:
Kompas.com/Aria Rusta Yuli Pradana
TANAM POHON PISANG - Warga menanam pohon pisang di jalan Provinsi Jateng, tepatnya di ruas Randublatung-Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (31/5/20260. Aksi tanam pohon pisang di tengah jalan ini bentuk protes mereka setelah sekitar 10 tahun jalan rusak dan tidak diperbaiki. 

Ringkasan Berita:
  • Respons Ahmad Luthfi soal jalan rusak Randublatung-Cepu viral dan menuai kritik warganet.
  • Pemprov Jawa Tengah memastikan perbaikan jalan Randublatung-Cepu segera memasuki tahapan lelang proyek.
  • Pemprov Jateng mengalokasikan puluhan miliar rupiah memperbaiki jalan provinsi di Kabupaten Blora.

 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) memastikan perbaikan Jalan Raya Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora bakal segera digarap.

Sebelumnya, ruas jalan ini menjadi perhatian warganet. Bukan hanya karena kerusakannya, namun respons Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, terhadap aspirasi yang disampaikan Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini.

Momen itu terkadi saat pertemuan Ahmad Luthfi dengan sejumlah kepala daerah dalam Rembug Pembangunan Jawa Tengah 2026 Wilayah Pengembangan Jekuti & Banglor di Kudus pada 26 Mei 2026 lalu.

Pada kesempatan itu, Sri Setyorini curhat kondisi jalan rusak di wilayah Cepu-Randublatung.

"Jalan Cepu-Randublatung lagi viral Bapak," katanya.

Menanggapi hal itu, Ahmad Luthfi menegaskan perbaikan jalan rusak harus disesuaikan dengan kemampuan pemimpin daerah masing-masing.

Mantan Kapolda Jateng itu harus mengedepankan skala prioritas. 

Ditambah masyarakat tidak memahami mana jalan yang di bawah wewenang pemerintah pusat, pemerintah provinsi, ataupun pemerintah kabupaten/kota.

"Saya bangun itu tidak ada manfaatnya dan biayanya besar sekali. Saya lebih mengutamakan jalan yang sini karena di sini menguntungkan bagi masyarakat bagi pertumbuhan ekonomi."

"Nah, makanya yang bisa me-manage yang tahu wilayah adalah para bupati, wali kota, dan dinasnya harus mempunyai skala prioritas. Karena dengan keterbatasan fiskal dan tekanan fiskal di tempat," ungkap Ahmad Luthfi.

JALAN RUSAK - (Kiri) Wakil Bupati Blora Sri Setyorini saat curhat kondisi jalan rusak di wilayah Cepu-Randublatung dan (Kanan) Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam  Rembug Pembangunan Jawa Tengah 2026 Wilayah Pengembangan Jekuti & Banglor di Kudus pada 26 Mei 2026 lalu.
JALAN RUSAK - (Kiri) Wakil Bupati Blora Sri Setyorini saat curhat kondisi jalan rusak di wilayah Cepu-Randublatung dan (Kanan) Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam Rembug Pembangunan Jawa Tengah 2026 Wilayah Pengembangan Jekuti & Banglor di Kudus pada 26 Mei 2026 lalu. (Kolase Tribunnews.com/Kanal YouTube PEMPROV JAWA TENGAH)

Potongan percakapan antara Wakil Bupati Blora dan Ahmad Luthfi pada akhirnya viral tewas media sosial, seperti diunggah di akun @undercover.id.

Baca juga: Jalan Rusak di Blora Jadi Sorotan Lagi: Wabup Curhat ke Ahmad Luthfi, Warga Tanami Pohon Pisang

Hingga Senin (1/6/2026), video tersebut sudah ditonton lebih dari belasan ribu kali.

Warganet menyayangkan pernyataan Ahmad Luthfi. Menurut mereka semua jalan rusak harus menjadi prioritas.

"Berati rakyat blora jgn bayar pajak kendaraan mending uangnya buat iuran aja terus buat benerin jalan solnya di blora gak diutamain sama gubernurnya," tulis warganet @masmed_14.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved