Senin, 1 September 2025

Virus Corona

Wisata Air Umbul Ponggok di Klaten Ditutup 3 Hari

Camat Polanharjo Joko Handoyo membenarkan adanya seorang petugas freelance di Umbul Ponggok yang terpapar covid-19

Editor: Eko Sutriyanto
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Suasana objek wisata Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jumat (30/10/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, KLATEN - Obyek wisata air Umbul Ponggok di Klaten terpaksa harus kembali ditutup.

Ini setelah ditemukan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di salah satu obyek wisata air unggulan Kabupaten Klaten tersebut.

Sebelumnya, destinasi wisata air Umbul Ponggok Klaten memang sempat kembali dibuka setelah sebelumnya ditutup selama pandemi Covid-19. 

Namun kini, Wisata air Umbul Ponggok yang berada di Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten harus tutup selama tiga hari mulai Minggu (1/11/2020). 

Diketahui, seorang pekerja freelance di objek wisata air tersebut terpapar covid-19. 

Hal ini terungkap dari tes swab yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten beberapa waktu lalu di 5 objek wisata secara acak. 

Baca juga: Australia Catat Nol Kasus Virus Corona Lokal untuk Pertama Kalinya Sejak Juni

Hasil tes swab dari pekerja freelance tersebut diketahui pada Minggu (1/11/2020).

Camat Polanharjo Joko Handoyo membenarkan adanya seorang petugas freelance di Umbul Ponggok yang terpapar covid-19. 

"Benar dari kabar terkonfimasi positif hari ini di Polanharjo, salah satunya merupakan petugas objek wisata Umbul Ponggok," kata Joko, Minggu (1/11/2020) kemarin. 

Dia mengatakan, petugas yang terkonfimasi positif Covid-19 merupakan seorang laki-laki berinisial GJ (25).

GJ merupakan petugas freelance di objek wisata Umbul Ponggok.

"Iya betul seorang pria berinisial GJ, dia petugas freelance atau sementara yang saat itu ikut tes swab," ucap Joko.

Langkah ke depan, pihaknya akan melakukan tracing dengan kontak erat yang pernah bertemu dengan GJ ini. 

Selain itu, pihaknya meminta objek wisata Umbul Ponggok untuk tutup sementara 3 hari, dibarengi dengan sterilisasi tempat.

"Langkah-langkah kami segera lakukan tracing, menutup objek wisata tersebut selama 3 hari, sterilisasi tempat, serta swab untuk yang pernah kontak dengan pasien," ungkpa Joko.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan