Sabtu, 30 Agustus 2025

Pasangan Suami Istri Ditemukan Tewas Berpelukan di Dalam Sumur, Diduga Keracunan saat Perbaiki Pompa

Pasangan suami istri (pasutri) di Magetan, Jawa Timur, ditemukan tewas berpelukan di dalam sumur.

Editor: Widyadewi Metta Adya Irani
(KOMPAS.COM/ANTON)
JAWA TIMUR 20201102 Diduga Hirup Gas Beracun Saat Benahi Pompa, Pasangan Suami Istri di Magetan Ditemukan Tewas Di Dalam Sumur.(KOMPAS.COM/ANTON) 

TRIBUNNEWS.COM - Pasangan suami istri (pasutri) di Magetan, Jawa Timur, ditemukan tewas berpelukan di dalam sumur.

Pasutri tersebut diketahui bernama Paniran (39) dan Sulami (35).

Keduanya tewas di dalam sumur di Desa Bayem Taman, Kecamatan Kartoharjo, Magetan, Senin (2/11/2020) sore.

Diduga, pasutri tersebut tewas lantaran keracunan setelah mengirup udara saat memperbaiki pompa di dalam sumur.

Baca juga: Lengkingan Suami dari Dalam Sumur Mengagetkan, Istri Lansgung Nyebur Tak Lama Tewas Berpelukan

Baca juga: Remaja 17 Tahun Tewas di Dago Bandung, Diduga Jadi Korban Bentrok Antar Geng Motor

Baca juga: Warga Sempat Dengar Jeritan Wanita Sebelum Guru Ngaji Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Sebelum mengevakuasi jenazah pasutri itu, petugas menurunkan seekor ayam untuk mengetahui sumur tersebut beracun atau tidak.

Saat ditarik ke atas, ayam tersebut dalam kondisi lemas

"Kemudian kami menyemprotkan Compressed Dry Air (CDA) atau udara kering terkompresi ke dalam sumur."

"Kendalanya, gas amoniax di dalam sumur terlalu besar," kata Khoirul Huda, petugas BPBD Magetan kepada SURYAMALANG.COM.

Baca juga: Coba Adang Truk Malah Tertabrak, Seorang Remaja di Indramayu Tewas

Baca juga: Diduga Berkendara Sambil Main HP, Pemotor Tabrak Median Jalan, Luka Parah di Kepala hingga Tewas

Baca juga: Lepas dari Pengawasan Orangtua, Seorang Balita Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Pembuangan Air

Insiden ini bermula saat Paniran membetulkan pompa air di dalam sumur.

"Sulami masuk sumur karena untuk memberi pertolongan," kata Khoirul Huda.

Pasutri ini tidak mengetahui bila sumur tersebut beracun.

"Saat kami evakuasi dari dalam sumur, pasutri itu dalam posisi berpelukan," ujar Khoirul Huda.

Baca juga: Panggil Tukang Gali Sumur, Suami Kaget Temukan Sosok Wanita yang Dicintainya Sudah Kaku dan Berbau

Baca juga: Warga Sempat Dengar Jeritan Wanita Sebelum Guru Ngaji Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Baca juga: Kronologi Temuan Mayat Ibu Guru Ngaji Dalam Sumur di Bogor, Ditemukan Tanpa Busana

Huda menduga awalnya pompa di dalam sumur tersebut ngadat.

Lalu Paniran turun ke dalam sumur untuk memperbaiki pompa tersebut.

"Kedalaman sumur hanya sekitar empat meter. DIperkirakan asap gas beracun itu dari mesin pompa air. Kalau sumur beracun, pastinya kedalamannya mencapai belasan meter," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan