Jumat, 29 Agustus 2025

Kerap Dibohongi Soal Orderan Muatan Barang, Pria Ini Emosi Lalu Tembak Tetangganya Pakai Air Gun

Seorang pria berinisial BP (25) di Bantul nekat menembak tetangganya sendiri, Riskuna Okta Nurmafiaji dengan air gun.

http://www.ladbible.com
Seorang pria berinisial BP (25) di Bantul nekat menembak tetangganya sendiri, Riskuna Okta Nurmafiaji dengan air gun gara-gara kerap dibohongi soal orderan muatan barang. 

Kejadian itu, sempat dilerai oleh para tetangga sekitar rumah karena terjadi keributan.

Bahkan, senjata air gun yang digunakan oleh pelaku sempat diamankan oleh tetangga.

Namun kemudian diminta kembali oleh pelaku. Korban yang terkena tembakan bertubi-tubi itu kontan saja mengeluarkan banyak darah dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapat perawatan medis.

Baca juga: Ayah Tega Aniaya 2 Anak Trinya yang Masih di Bawah Umur, Korban Alami Memar hingga Kaki Retak

Beruntung, luka akibat tembakan yang diderita korban tidak fatal.

"Sempat dirawat di rumah sakit dan sekarang sudah pulang. Tidak terlalu berat. Kalau (lukanya) berat mungkin masih opname. Tapi sekarang sudah pulang," kata Wartono

Menurut Kapolsek, antara korban dan pelaku sebenarnya teman bahkan tetangga.

Tetapi pelaku sakit hati dan dendam karena merasa sering dibohongi soal muatan barang.

Padahal, pengakuan dari pelaku, dirinya sudah mengeluarkan banyak uang untuk memperbaiki truk-nya.

Disinggung soal muatan barang apa yang selalu dijanjikan oleh korban, Wartono mengaku masih mendalaminya.

"Saat ini, masih dalam penyelidikan. Apabila bukti-buktinya kuat, akan dinaikkan menjadi penyidikan," ungkapnya. Kasus tersebut saat ini ditangani oleh jajaran Kepolisian Sektor Pandak.

(TribunJogja.com, Ahmad Syarifudin)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Cekcok Sering Dibohongi, Pria di Bantul Tembak Tetangganya dengan Air Gun

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan