Senin, 1 September 2025

Tiga Orang Tewas Tersambar Petir di OKU, Begini Kronologi Kejadiannya

Jenazah ketiga korban dievakuasi di tengah hujan deras lalu jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Editor: Eko Sutriyanto
net
Ilustrasi mayat 

TRIBUNNEWS.COM, OKU - Saliman (60) dan anaknya, Dika (25)  dan Hendri (30) tewas tersambar petir saat berada di pondok, Rabu (18/11/2020).

Tiga orang di Dusun Talang Muara Tenggiling, Desa Karang Lantang, Kecamatan Muarajaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan,

Kapolsek Pengandonan AKP Mardin mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, peristiwa nahas itu bermula ketika ketiga korban dan salah satu warga bernama Yan berada di pondok atau saung untuk berteduh.

Lalu, saat berada di dalam pondok, Hendri mengecas ponsel dengan menggunakan panel pembangkit listrik tenaga surya yang ada di lokasi kejadian.

Namun, tiba-tiba panel tersebut tersambar petir hingga membuat keempat korban terkena sambaran.

"Korban yang berhasil selamat satu orang atas nama Yan, langsung meminta pertolongan dengan lari ke pondok sebelahnya," kata Mardin melalui pesan singkat, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG di 33 Kota Besok Jumat, 20 November 2020: 7 Kota Diperkirakan Hujan Petir

Mendengar teriakan minta tolong Yan, warga segera datang menolong korban.

Namun, saat itu ketiga korban telah tewas di pondok dengan kondisi mengenaskan.

Setelah itu, jenazah ketiga korban dievakuasi di tengah hujan deras.

Setelah itu, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Jalan antara desa dengan kebun sekitar 5 jam perjalanan.  Di situ banyak warga menanam kopi," Mardin.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Gara-gara Ngecas Hape Saat Berteduh di Saung, Tiga Orang Tewas Tersambar Petir

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan